Panpel Pastikan Stadion Teladan Medan Venue Piala AFF U-19 2026 Tanpa Penonton
MEDAN Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala AFF U19 Sumut, Andi Atmoko Panggabean memastikan, Stadion Teladan Medan digunakan sebagai sa
OLAHRAGA
PALU – Lonjakan harga beras di pasaran mendorong ribuan warga Kota Palu memadati Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) bekerja sama dengan Perum Bulog. Dalam waktu hanya dua hari, 2 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) langsung habis terjual.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi daerah, khususnya menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia.
"Animo masyarakat sangat tinggi. Dalam waktu singkat, 2 ton beras SPHP langsung habis," ujar Kombes Pol Sirajuddin Ramli, Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sulteng, di Palu, Jumat (8/8/2025).
Langkah Cepat Atasi Kenaikan Harga
Program ini menjadi respons konkret atas kenaikan harga beras dalam beberapa pekan terakhir. Dalam pelaksanaannya, tidak hanya Polda Sulteng yang terlibat, tetapi juga lima polres jajaran yang ikut menyalurkan beras SPHP ke berbagai titik distribusi.
Tak hanya dari kepolisian, dukungan penuh juga datang dari TNI. Korem 132/Tadulako menyatakan kesiapan dalam memperkuat distribusi dan edukasi pangan kepada masyarakat.
"Peran TNI dalam GPM tidak hanya soal logistik. Kami memastikan masyarakat merasakan manfaat langsung dari program ini," kata Kolonel Inf AT Chrishardjoko, Kasrem 132/Tdl.
GPM Digelar Serentak hingga 13 Agustus
Gerakan Pangan Murah ini menjadi bagian dari program nasional yang digelar Mabes Polri bekerja sama dengan Bulog, Pemda, dan TNI di seluruh wilayah Indonesia. Di Sulawesi Tengah, GPM-SPHP ini akan terus berlangsung hingga 13 Agustus 2025, untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
Program ini diharapkan dapat menstabilkan harga pangan, khususnya beras, di tengah ancaman cuaca ekstrem, gejolak pasar global, dan kebutuhan yang meningkat menjelang akhir tahun.
Kolaborasi antara Polri, TNI, Bulog, dan masyarakat membuktikan pentingnya sinergi dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Melalui GPM, masyarakat tidak hanya mendapatkan harga pangan terjangkau, tetapi juga jaminan ketersediaan stok yang cukup di tengah dinamika harga yang terus bergerak.*
(j006)
MEDAN Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala AFF U19 Sumut, Andi Atmoko Panggabean memastikan, Stadion Teladan Medan digunakan sebagai sa
OLAHRAGA
MEDAN Sebanyak 23 tim skuad Thailand yang akan berlaga pada Piala AFF U19/ASEAN U19 Boys Championship 2026, 114 Juni 2026, menjalani se
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah resmi memulai masa transisi kebijakan ekspor satu pintu untuk sejumlah komoditas sumber daya alam strategis melalui P
EKONOMI
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (PT DSI) sebagai eksportir tunggal komodi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyatakan rencana Presiden ke7 RI Joko Widodo untuk berkeliling Indonesia mulai Juni 2026
POLITIK
JAKARTA Ulama kharismatik Indonesia, Said Aqil Siroj, mengingatkan pentingnya menjaga diri dari dorongan hawa nafsu yang dinilai menjadi
AGAMA
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa peserta Program Magang Nasional atau MagangHub dapat memperoleh sertifikasi k
NASIONAL
BANDA ACEH Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, membantu proses pemulangan jenazah seorang warga Kabupaten Pidie yang meninggal dunia di Mal
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan jumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah lolos verifikasi secara nasional
NASIONAL
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya ditujukan
NASIONAL