MEDAN - Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) terus memperkuat langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok. Salah satunya adalah melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), yang menyalurkan beras secara merata ke seluruh wilayah kota.
Kepala DKP3 Kota Medan, Gelora Kurnia Putra Ginting, mengatakan sebanyak 41 ton beras SPHP telah disalurkan melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) di 21 kecamatan.
"Setiap kecamatan mendapat jatah 2 ton. Penyaluran terus berjalan sesuai permintaan masing-masing kecamatan," ujar Gelora saat dikonfirmasi, Jumat (8/8/2025).
Gelora menyebutkan bahwa penyaluran beras SPHP mendapat respons luar biasa dari warga. Dalam setiap distribusi, beras langsung ludes hanya dalam 30 menit karena tingginya permintaan dan kondisi pasar yang sedang sulit.
Setiap warga dibatasi maksimal membeli dua karung beras ukuran 5 kg. Artinya, sekitar 200 warga di setiap kecamatan bisa langsung merasakan manfaat program ini.
"Kami terus koordinasi dengan Bulog. Selama stok masih tersedia, distribusi akan terus dilakukan tanpa batasan," tambahnya.
Penentuan lokasi penyaluran diserahkan sepenuhnya kepada pihak kecamatan, tidak harus dilakukan di kantor camat.
"Bisa di mana saja, sesuai yang ditentukan kecamatan. Bulog akan datang langsung membawa beras SPHP ke lokasi," jelas Gelora.
Langkah ini diambil agar penyaluran lebih efektif, fleksibel, dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.*
(ms/j006)
Editor
:
Pemko Medan Salurkan 41 Ton Beras SPHP Lewat Gerakan Pangan Murah di 21 Kecamatan