BREAKING NEWS
Rabu, 24 Juni 2026

Rupiah Dibuka Melemah, Pasar Waspadai Sentimen Tarif AS-Tiongkok dan Pertemuan Trump–Putin

- Selasa, 12 Agustus 2025 09:47 WIB
Rupiah Dibuka Melemah, Pasar Waspadai Sentimen Tarif AS-Tiongkok dan Pertemuan Trump–Putin
Ilustrasi. (foto: vocazine)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Kemungkinan tercapainya kesepakatan terkait pasokan minyak global bisa berdampak pada stabilitas harga energi dan turut mempengaruhi arus modal ke negara berkembang, termasuk Indonesia," tambah Ibrahim.

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari proyeksi terbaru Dana Moneter Internasional (IMF) yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 akan mencapai 4,8%, naik dari proyeksi sebelumnya sebesar 4,7%.

Proyeksi tersebut sejalan dengan revisi pertumbuhan ekonomi global yang kini diperkirakan tumbuh 3% pada 2025 dan 3,1% pada 2026.

Meski demikian, IMF tetap memberi catatan bahwa ketegangan geopolitik dan disrupsi rantai pasok global masih menjadi ancaman utama bagi stabilitas ekonomi.

"Untuk mempertahankan momentum pertumbuhan, diperlukan kebijakan yang mampu menciptakan kepercayaan, menjaga prediktabilitas, dan mengedepankan keberlanjutan dalam mengelola risiko," jelas Ibrahim.*

(bi/a008)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru