
Prabowo Tegaskan: Merusak Fasilitas Umum Sama dengan Menghamburkan Uang Rakyat!
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis yang dapat mer
NasionalCIREBON – Kementerian Sosial (Kemensos) mengambil langkah strategis dalam penanggulangan kemiskinan dengan mengalihkan fokus bantuan sosial (bansos) bagi penerima usia produktif ke program pemberdayaan ekonomi.
Langkah ini bertujuan agar masyarakat yang masih mampu bekerja tidak hanya mengandalkan bantuan, melainkan didorong untuk mandiri secara finansial.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa perubahan program ini dirancang untuk menjadikan bantuan pemerintah lebih berorientasi pada produktivitas, bukan sekadar konsumsi.
Baca Juga:
"Bantuan tetap kami berikan untuk lansia dan penyandang disabilitas. Namun, bagi masyarakat usia produktif, kami dorong mereka mengikuti pelatihan keterampilan atau pendampingan usaha agar bisa mandiri," ujarnya saat berkunjung ke Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (13/8).
Evaluasi penerima bansos dilakukan secara berkala setiap lima tahun.
Baca Juga:
Mereka yang sudah dinilai mampu secara ekonomi akan dikeluarkan dari daftar penerima bantuan sosial dan diarahkan untuk mengikuti program pemberdayaan, mulai dari pelatihan hingga pembinaan usaha serta pemberian modal usaha.
Menurut Gus Ipul, penghentian bansos bukan berarti pemerintah mengabaikan tanggung jawabnya, melainkan mengubah bentuk dukungan dari yang bersifat konsumtif menjadi produktif.
"Sering kali terjadi kesalahpahaman, bahwa penghentian bantuan berarti pemerintah meninggalkan mereka. Justru, kami mengarahkan mereka agar mampu mandiri lewat program pemberdayaan," jelasnya.
Peralihan ini dilakukan secara berbasis data dengan pengawasan ketat dari para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Setiap pendamping bertugas memastikan kesiapan penerima bansos dalam mengikuti program pemberdayaan hingga akhirnya mandiri secara ekonomi.
Gus Ipul juga berbagi sejumlah kisah sukses penerima bansos yang kini telah bertransformasi menjadi pelaku usaha produktif, bahkan mampu membuka lapangan kerja baru di lingkungan mereka.
"Kami akan terus melakukan koreksi untuk penerima yang tidak tepat sasaran, sementara yang tepat sasaran akan terus kami dukung," tambahnya.
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis yang dapat mer
NasionalJAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan perintah tegas kepada aparat kepolisian dan TNI untuk mengambil tindakan keras terhadap se
NasionalJAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian langkah tegas pasca aksi demonstrasi besarbesaran dan insiden tragis yang me
NasionalDenpasar Suasana kemerdekaan masih terasa semarak di berbagai penjuru negeri. Di Denpasar, semangat itu turut disalurkan oleh salah satu
NasionalJAKARTA Dua anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya, r
PolitikACEH BESAR Pemerintah Gampong Lampanah Dayah, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, menggelar kegiatan Penyuluhan Internet Sehat bertempat di r
BeritaMEDAN Rektor Universitas Al Azhar Medan, Dr. Ir. Mawardi, ST., MT, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi kekeras
NasionalMEDAN Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggelar ibadah oikumene sebagai bentuk doa bersama demi kedamaian dan keamanan bangsa I
AgamaJAKARTA Di tengah gelombang demonstrasi yang melanda berbagai daerah di Indonesia, sejumlah menteri dalam kabinet Presiden Prabowo Subiant
NasionalJAKARTA Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Uya Kuya, artis sekaligus anggota DPR RI dari Fraksi PAN, tengah berada di
Nasional