Pengurus Rayon AMPI Binjai Barat Resmi Dilantik, Delia Pratiwi Dorong Pemuda Aktif Berkarya
BINJAI Pengurus Rayon Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kecamatan Binjai Barat resmi dilantik pada Minggu, 27 September 2026. P
NASIONAL
JAKARTA - Kenaikan drastis tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di sejumlah daerah menjadi sorotan publik. Di Pati, Jawa Tengah, tarif PBB sempat melonjak hingga 250%, meski kemudian dibatalkan. Sementara di Jombang, Jawa Timur, lonjakan bahkan dilaporkan mencapai 400%.
Ekonom dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menyebut fenomena ini bukan semata kesalahan pemerintah daerah, melainkan dampak langsung dari menyusutnya Dana Transfer ke Daerah (TKD) akibat efisiensi belanja negara.
"Peran pemda akan cenderung menyusut seiring penurunan TKD, mempersempit ruang fiskal mereka. Ini relevan dengan kasus seperti di Pati," ujar Deni Friawan, ekonom senior CSIS, di Jakarta, Senin (18/8/2025).
Kenapa Tarif PBB Bisa Melonjak?
Menurut Deni, pemerintah pusat kini harus melakukan efisiensi anggaran untuk mengakomodasi program prioritas berskala nasional seperti makan bergizi gratis, pembangunan IKN, dan pertahanan, di tengah komitmen menjaga defisit APBN tetap di bawah 3%.
Efeknya, anggaran TKD dipangkas sehingga pemerintah daerah kehilangan sumber penerimaan utama. Dalam kondisi ini, menaikkan PBB menjadi salah satu jalan keluar yang paling cepat dilakukan.
"Kalau program-program prioritas tetap dipaksakan dalam skala besar, perlu ditinjau kembali desain dan efisiensinya agar tidak menyusahkan daerah," jelas Deni.
"Penerimaan Daerah Kini Kering"
Ekonom CSIS lainnya, Riandy Laksono, menambahkan bahwa efisiensi APBN memang berdampak langsung ke TKD, yang membuat penerimaan daerah "kering" dan mendorong mereka mencari sumber pendapatan alternatif seperti PBB.
"Ini konsekuensi logis dari efisiensi. Daerah enggak punya pilihan selain meningkatkan pajak," ujar Riandy.
Ia juga menyarankan agar pemerintah pusat mengembalikan porsi dana TKD seperti sebelumnya, dan menghentikan pembatasan belanja, terutama untuk kegiatan yang menggerakkan ekonomi lokal seperti perjalanan dinas, pertemuan di luar kantor, dan pembangunan infrastruktur.
"Kalau hotel dan event di daerah hidup lagi, ekonomi daerah juga bangkit. Jangan semuanya disentralisasi ke pusat," tutupnya.
Lonjakan PBB bukan semata soal kebijakan daerah yang ugal-ugalan. Ada masalah struktural fiskal nasional yang membuat daerah makin bergantung pada pajak lokal sebagai sumber pembiayaan. Peninjauan ulang efisiensi dan pemetaan ulang TKD menjadi penting untuk menjaga keseimbangan pusat-daerah, sekaligus mendorong pemulihan ekonomi lokal pasca-pandemi dan tekanan global.*
(j006)
BINJAI Pengurus Rayon Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kecamatan Binjai Barat resmi dilantik pada Minggu, 27 September 2026. P
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Babuttaqwa Polda Aceh, Senin, 28
NASIONAL
JAKARTA Pakar hukum M. Said Bakhri mengingatkan agar Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset tidak digunakan sebagai alat untuk me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Kepala Subdirektorat Intelijen P2 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Sisprian Subiaksono, mengungkap alasan diriny
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyebut hasil rapat kerja DPRD Kota Medan sebagai salah satu pijakan penting dalam menga
PEMERINTAHAN
MEDAN Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) memiliki modal un
PENDIDIKAN
MEDAN Harga cabai merah yang melonjak sekitar 50 persen diproyeksikan menjadi salah satu penyumbang utama inflasi Sumatera Utara pada Se
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan dua bentuk dukungan bagi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (
PENDIDIKAN
MEDAN Kabar duka menyelimuti sivitas akademika Universitas Sumatera Utara (USU). Seorang mahasiswi Program Studi Sastra Inggris, Fakulta
PERISTIWA
MEDAN Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan merilis jadwal dan lokasi terbaru pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling di Kota Medan
NASIONAL