FWP Sumut dan Konjen India Medan Perkuat Sinergi, Dorong Kolaborasi Informasi Publik
MEDAN Forum Wartawan Pemerintah Provinsi (FWP) Sumatera Utara (Sumut) bersama Konsulat Jenderal (Konjen) India Medan menjalin silaturahm
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, pemerintah tengah menyiapkan rencana pemberian diskon tarif tiket pesawat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik.
Rencana ini merupakan bagian dari paket stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan konsumsi selama momen libur panjang akhir tahun.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pihaknya masih merumuskan skema pemberian diskon tersebut dan belum dapat memastikan besarannya.
Namun, ia memastikan bahwa pengumuman resmi akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Mudah-mudahan bisa bulan ini (diumumkan), nanti kami koordinasi dengan Menko Perekonomian," ujar Dudy saat ditemui di Kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Dudy menambahkan bahwa koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tengah dilakukan guna memastikan skema terbaik dalam pelaksanaan stimulus.
Ia menyebut bahwa belum diputuskan apakah skema yang digunakan akan mengikuti pola yang digunakan pada periode Nataru tahun sebelumnya atau saat libur sekolah pertengahan tahun 2025.
"Belum tahu, apakah sama seperti stimulus yang kemarin atau sama dengan yang Nataru tahun kemarin," tambahnya.
Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto telah memastikan bahwa pemerintah akan melanjutkan sejumlah stimulus ekonomi menjelang libur Nataru 2025/2026.
Stimulus tersebut mencakup diskon tiket pesawat, kereta api, dan tarif tol. Namun, Airlangga menegaskan bahwa diskon tarif listrik tidak termasuk dalam program kali ini.
"Pesawat, jalan tol, paling banyak kereta api (diskonnya)," kata Airlangga kepada wartawan pada Jumat (25/7/2025).
Rencananya, program diskon transportasi ini akan berlaku selama Desember 2025 hingga Januari 2026, mencakup masa libur Natal dan Tahun Baru yang diprediksi akan mengalami lonjakan mobilitas masyarakat.
Pemerintah sebelumnya telah menggelontorkan sejumlah stimulus selama periode Juni–Juli 2025, bertepatan dengan libur sekolah, yang meliputi:
- Diskon transportasi: Rp 0,94 triliun
- Diskon tarif tol: Rp 0,65 triliun
- Bantuan Subsidi Upah (BSU): Rp 10,72 triliun
- Bantuan pangan dan Kartu Sembako: Rp 11,93 triliun
- Diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK): Rp 0,2 triliun
Langkah ini disebut berhasil mendorong pergerakan masyarakat dan konsumsi domestik, sehingga model serupa kini kembali dipertimbangkan untuk diterapkan menjelang Nataru.
Dengan pemberian diskon tarif transportasi, pemerintah berharap arus mudik dan balik dapat berlangsung lancar, terjangkau, dan aman, sekaligus memberi efek positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.*
(tm/a008)
MEDAN Forum Wartawan Pemerintah Provinsi (FWP) Sumatera Utara (Sumut) bersama Konsulat Jenderal (Konjen) India Medan menjalin silaturahm
PEMERINTAHAN
BATU BARA Dalam rangka melaksanakan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke129 Tahun
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menanggapi keputusan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupate
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dievaluasi secara berkal
NASIONAL
LOMBOK BARAT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Lombok
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan sisa kuota internet tetap dapat digunakan hingga habis mendapat perhatian dari
NASIONAL
JAKARTA Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat adanya penurunan signifikan terhadap perputaran dana judi online
NASIONAL
JAKARTA Rencana pemerintah membangun Universitas Republik Indonesia (URI) untuk mencetak calon pejabat negara mendapat sorotan dari Komisi
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim pemerintah berhasil melakukan efisiensi anggaran dengan mencegah kebocoran keuangan negar
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia menyiapkan rencana besar untuk memperluas jaringan perkeretaapian nasional hingga mencapai sekitar 14.000 k
NASIONAL