FWP Sumut dan Konjen India Medan Perkuat Sinergi, Dorong Kolaborasi Informasi Publik
MEDAN Forum Wartawan Pemerintah Provinsi (FWP) Sumatera Utara (Sumut) bersama Konsulat Jenderal (Konjen) India Medan menjalin silaturahm
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan sisa kuota internet tetap dapat digunakan hingga habis mendapat perhatian dari DPR RI. Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin meminta operator telekomunikasi menjalankan putusan tersebut tanpa membuat aturan baru yang justru merugikan pelanggan.
Nurul menegaskan, hak masyarakat atas kuota internet yang sudah dibeli harus tetap dilindungi. Ia mengingatkan perusahaan telekomunikasi tidak boleh mencari celah dengan membuat skema tambahan yang membebani pengguna.
"Jangan sampai masyarakat memperoleh hak untuk menyimpan sisa kuota, tetapi harus membayar lebih mahal. Itu tentu bertentangan dengan semangat putusan MK yang ingin memberikan keadilan bagi konsumen," ujar Nurul kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).Baca Juga:
Menurutnya, operator masih memiliki banyak pilihan untuk mengembangkan bisnis tanpa harus mengurangi hak pelanggan. Salah satunya dengan meningkatkan efisiensi jaringan dan memanfaatkan teknologi digital.
Nurul menyebut pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pengelolaan trafik jaringan dapat menjadi salah satu solusi untuk menekan biaya operasional tanpa membebani masyarakat.
"Model bisnis operator harus berkembang. Jangan hanya bergantung pada penjualan kuota internet. Banyak peluang bisnis digital yang bisa dikembangkan tanpa harus membebani masyarakat dengan tarif yang lebih mahal," katanya.
DPR Ingatkan Jangan Ada Skema Tersembunyi
Politikus Partai Golkar itu juga meminta operator tidak melakukan perubahan layanan yang secara substansi merugikan pelanggan setelah adanya putusan MK.
Ia mencontohkan sejumlah kemungkinan praktik yang harus dihindari, seperti mengurangi jumlah kuota dengan harga paket yang sama, membatasi fitur rollover secara rumit, atau memberikan syarat tambahan yang menyulitkan pengguna.
"Jangan ada akal-akalan baru. Misalnya harga tetap tetapi kuotanya dikurangi, atau rollover hanya berlaku untuk paket tertentu dengan syarat yang rumit," tegasnya.
Nurul meminta pemerintah segera membuat aturan turunan agar pelaksanaan putusan MK memiliki kepastian hukum bagi masyarakat maupun industri telekomunikasi.
Selain itu, ia mendorong Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) ikut mengawasi agar tidak terjadi praktik yang merugikan konsumen.
"Kita ingin industri telekomunikasi tetap sehat, mampu membangun jaringan hingga pelosok negeri, tetapi masyarakat juga mendapatkan layanan berkualitas dengan harga terjangkau," ujarnya.
MK Wajibkan Sisa Kuota Tetap Aktif
Sebelumnya, MK mengabulkan sebagian gugatan terkait aturan kuota internet yang selama ini dapat hangus setelah masa aktif berakhir.
MEDAN Forum Wartawan Pemerintah Provinsi (FWP) Sumatera Utara (Sumut) bersama Konsulat Jenderal (Konjen) India Medan menjalin silaturahm
PEMERINTAHAN
BATU BARA Dalam rangka melaksanakan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke129 Tahun
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menanggapi keputusan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupate
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dievaluasi secara berkal
NASIONAL
LOMBOK BARAT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Lombok
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan sisa kuota internet tetap dapat digunakan hingga habis mendapat perhatian dari
NASIONAL
JAKARTA Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat adanya penurunan signifikan terhadap perputaran dana judi online
NASIONAL
JAKARTA Rencana pemerintah membangun Universitas Republik Indonesia (URI) untuk mencetak calon pejabat negara mendapat sorotan dari Komisi
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim pemerintah berhasil melakukan efisiensi anggaran dengan mencegah kebocoran keuangan negar
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia menyiapkan rencana besar untuk memperluas jaringan perkeretaapian nasional hingga mencapai sekitar 14.000 k
NASIONAL