Viral! Siswa SMPN 1 Pantai Labu Buang MBG ke Jalan, Diduga Tak Layak Konsumsi
DELI SERDANG Aksi protes tak biasa dilakukan sejumlah siswa SMP Negeri 1 Pantai Labu setelah membuang puluhan paket program Makan Bergiz
PERISTIWA
DEPOK — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), memberikan pesan tegas kepada para wisudawan Universitas Indonesia (UI) agar tidak menjadi beban masyarakat dengan menganggur.
Pernyataan ini disampaikannya dalam acara wisuda yang digelar di Kampus UI Depok, Jawa Barat, Kamis (11/9).
JK menilai kondisi dunia kerja saat ini jauh lebih menantang dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya.
Ia mengingatkan lulusan perguruan tinggi untuk dapat mandiri dan mencari peluang, meski bukan di bidang yang sesuai dengan studi mereka.
"Jangan menjadi beban masyarakat dengan menganggur. Walaupun saya tahu banyak sarjana sekarang ini yang menjadi pengemudi ojol. Walaupun itu mungkin kelihatannya tidak terlalu tinggi, tapi dia hidup karena itu," ujar JK.
Menurut JK, keterbatasan lapangan pekerjaan menjadi salah satu tantangan terbesar.
Pemerintah pun telah membatasi penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS), sementara dunia usaha masih berada dalam kondisi stagnan.
"Bekerja dengan sesuai profesi memang pada dewasa ini, pada keadaan ekonomi bangsa seperti ini, tidaklah mudah mendapat pekerjaan. Karenanya ini tantangan yang dihadapi oleh kita semua," lanjutnya.
JK mencontohkan sosok Chairul Tanjung, alumnus UI yang sukses menjadi pengusaha besar.
Kesuksesan Chairul, menurut JK, bukan semata karena gelar akademis, tetapi berkat inovasi dan kerja keras.
"Jangan khawatir lurus pada jurusan, tapi lurus pada logika dan kemampuan anda. Itu modal besar," kata JK.
"Yang paling dibutuhkan sekarang adalah keberanian berinovasi, keberanian memulai dari bawah. Tidak ada yang langsung dari atas."
Sementara itu, Rektor UI, Heri Hermansyah, berpesan agar para lulusan menjunjung tinggi nilai kejujuran, kebenaran, dan keadilan.
Ia berharap para wisudawan dapat menjadi agen perubahan yang membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik, terutama dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,28 juta orang pada Februari 2025, naik sekitar 83 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya.
Tingkat pengangguran sebesar 4,76% ini dihitung dari total angkatan kerja nasional yang mencapai sekitar 153 juta orang.
Kelompok usia 15–24 tahun atau generasi Z mencatat tingkat pengangguran tertinggi, yakni sebesar 16,16%.
Sementara itu, tingkat pengangguran lulusan sarjana dan diploma IV ke atas mencapai 6,23%.
Angka ini masih lebih tinggi dibanding pengangguran lulusan SD ke bawah yang hanya 2,32%.
Penyebab utama tingginya angka pengangguran di antaranya adalah pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di awal tahun, pertumbuhan angkatan kerja baru dari lulusan sekolah, serta ketimpangan antara jumlah pencari kerja dan lapangan pekerjaan yang tersedia.
Dalam beberapa platform lowongan kerja, rasio pencari terhadap lowongan bahkan mencapai 10 banding 1.
Meski demikian, tingkat pengangguran terbuka (TPT) sedikit menurun dari 4,82% menjadi 4,76%, akibat bertambahnya jumlah angkatan kerja.
Pesan JK dan data pengangguran ini menjadi pengingat penting bagi para lulusan baru untuk lebih adaptif dan kreatif dalam menghadapi dunia kerja yang penuh tantangan.
Dengan kerja keras dan inovasi, generasi muda diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.*
(tb/a008)
DELI SERDANG Aksi protes tak biasa dilakukan sejumlah siswa SMP Negeri 1 Pantai Labu setelah membuang puluhan paket program Makan Bergiz
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan adanya perbedaan perlakuan pajak antara kendaraan ber
EKONOMI
PASURUAN Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari intervensi pemerin
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menolak wacana perubahan sistem pemilihan umum (Pemilu) menjadi pemilihan tid
POLITIK
JAKARTA Serikat Pekerja Kampus (SPK) menilai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi atas kondisi
PENDIDIKAN
MEDAN Kelompok Medan Teater menggelar Festival Musikalisasi Puisi bertajuk Kopi & Kepo di Taman Budaya Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Pemerintah tengah mengkalkulasi penyesuaian iuran BPJS Kesehatan tahun ini di tengah tekanan defisit program Jaminan Kesehatan N
KESEHATAN
JAKARTA Rencana pemerintah menurunkan potongan aplikasi transportasi daring menjadi 8 persen dari sebelumnya sekitar 20 persen dinilai t
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah membuka rekrutmen besarbesaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Posisi ini menjadi salah s
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah mendorong pengembangan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti liqu
EKONOMI