Bobby Sebut Dana Bencana Sumut Naik Jadi Rp23,32 Triliun, Fokus Pemulihan Pascabanjir dan Longsor
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
SIMALUNGUN — Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga, menyatakan apresiasi dan dukungannya atas langkah konkret Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dalam meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja rentan, terutama di sektor informal dan perkebunan.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kamis (9/10/2025).
"Pemkab Simalungun siap bersinergi dengan Pemprov Sumut dalam memperluas perlindungan bagi pekerja rentan. Program ini sangat membantu masyarakat, terutama yang bekerja di sektor perkebunan dan usaha kecil," ujar Benny.Baca Juga:
Pekerja rentan adalah kelompok pekerja yang memiliki kondisi kerja tidak stabil, tanpa penghasilan tetap dan minim perlindungan sosial, seperti jaminan kesehatan atau kecelakaan kerja.
Kelompok ini meliputi buruh harian lepas, pekerja sektor informal, dan lainnya.
Gubernur Bobby Nasution dalam arahannya menegaskan bahwa Pemprov Sumut terus mendorong sinergi antara pemerintah dan pihak industri untuk membuka lapangan kerja serta memberikan perlindungan sosial kepada pekerja rentan.
"Kolaborasi dengan PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA) di KEK Sei Mangkei bertujuan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal. Hingga awal Oktober 2025, hampir dua ribu tenaga kerja dari Sumut telah direkrut. Target kami di akhir tahun adalah tiga ribu orang, dan tahun 2026 kami menargetkan menyerap hingga sepuluh ribu tenaga kerja," ungkap Bobby.
Selain soal ketenagakerjaan, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemprov Sumut untuk memperbaiki infrastruktur jalan provinsi menuju kawasan industri tersebut, yang dijadwalkan mulai direalisasikan pada tahun mendatang.
Direktur PT KINRA, Arief Budiman, dalam kesempatan yang sama menyambut positif dukungan pemerintah dan menegaskan kesiapannya untuk memperkuat penyerapan tenaga kerja lokal melalui pengembangan industri di KEK Sei Mangkei.
"Kami berkomitmen mendukung langkah pemerintah dalam membangun industri yang inklusif dan memberdayakan tenaga kerja lokal. Sinergi ini sangat penting untuk kemajuan kawasan dan masyarakat sekitar," katanya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemprov Sumut, KEK Sei Mangkei, PT KINRA, dan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
Perjanjian ini menjadi payung hukum bagi pelaksanaan perlindungan sosial tenaga kerja di kawasan tersebut.
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Belanja Nasional pada Triwulan I Tahun 2026 mencatatkan realisasi transaksi sebesar Rp184,02 triliun. Angka tersebut melam
EKONOMI
MEDAN Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakat
NASIONAL
JAKARTA Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan kondisi ketahanan pangan Indonesia saat ini tergolong kuat. Hal tersebut lantaran may
EKONOMI