Menurutnya, keberadaan SatgasBLBI justru lebih banyak menimbulkan kegaduhan dibandingkan menyumbang pemasukan yang berarti bagi negara.
"Itu Satgas sudah lama, tapi hasilnya enggak banyak-banyak amat. Hanya bikin ribut saja, income-nya juga minim," ujar Purbaya.
SatgasBLBI dibentuk dengan tujuan utama mengejar piutang negara dari para obligor dan debitur penerima dana BLBI, yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah.
Namun, Purbaya menyebut, dalam praktiknya, pemulihan aset oleh satgas tersebut belum menunjukkan hasil yang memuaskan.
Meski menyampaikan niatan untuk membubarkan Satgas, Purbaya menekankan bahwa evaluasi menyeluruh masih akan dilakukan sebelum keputusan final diambil.
"Daripada bikin noise, mungkin akan kita akhiri Satgas itu. Tapi akan saya asses lagi sebelum ambil langkah itu," tegasnya.
Dalam pernyataan terpisah di Istana Negara, Jakarta, pada 19 September 2025, Purbaya juga sempat menyinggung bahwa SatgasBLBI terkesan "over promise", memberikan janji besar yang tak sebanding dengan hasil yang diperoleh.
"Katanya bisa kejar uang sekian, sekian, tapi kenyataannya enggak dapat juga. Kalau memang duitnya sudah enggak ada, ngapain juga kita terus bentuk komite atau satgas?" katanya.
Purbaya mengisyaratkan perlunya pendekatan yang lebih langsung dan efisien.