Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020–2024, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam forum Meet The Leaders yang diselenggarakan oleh Universitas Paramadina, Sabtu (11/10/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Ia membagikan pengalamannya memanfaatkan AI untuk menciptakan materi promosi yang mampu meningkatkan penjualan secara signifikan.
"Dengan AI, produktivitas bisa meningkat hingga 40 persen. Tapi penggunaannya harus bijak dan paham," imbuhnya.
Tak hanya itu, ia mengajak anak muda untuk bangga menggunakan produk lokal, sekaligus aktif memberi masukan untuk perbaikan.
"Contohnya sepatu lokal Indonesia tampil di Paris Fashion Week. Ini bukti bahwa produk kita bisa bersaing di panggung global," kata Sandiaga.
Ia juga mengapresiasi semangat bangsa Korea yang bangga, memakai, dan ikut membesarkan produk dalam negeri mereka, hal yang menurutnya patut ditiru di Indonesia.
Menutup paparannya, Sandiaga mengingatkan bahwa bonus demografi Indonesia tidak akan berlangsung selamanya.
Jika tidak dikelola dengan baik, potensi tersebut justru bisa berubah menjadi ancaman sosial dan ekonomi.
"Kunci menuju Indonesia Emas 2045 adalah pengembangan kewirausahaan dan keterampilan generasi muda. Dengan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi, kita bisa mewujudkan kemakmuran bersama," tandasnya, disambut tepuk tangan para peserta forum.
Acara Meet The Leaders ini merupakan bagian dari upaya Universitas Paramadina dalam mendorong dialog inspiratif antara tokoh nasional dan generasi muda, terutama dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan masa depan.*