Kobar Semangat Kesaktian Pancasila Kapolda Aceh Tegaskan Pesan Penting Ini Buat Seluruh Personel
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Mapolda Aceh, Kamis (1/10/2026).
NASIONAL
JAKARTA– Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek Indonesia Financial Centre (IFC) yang direncanakan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bali tidak akan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Luhut menegaskan, pembiayaan proyek yang juga mencakup pendirian family office itu sepenuhnya akan bersumber dari investasi swasta. Pernyataan tersebut sekaligus menepis polemik yang sempat muncul usai pernyataannya ditanggapi oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang menolak penggunaan APBN untuk proyek tersebut.
"Tidak ada salah dengan proyek itu. Family office itu tidak ada urusannya dengan APBN. Ini ramai, tengkar, apa lagi. Tidak ada urusannya," kata Luhut di Jakarta, dikutip Jumat (17/10/2025).Baca Juga:
Menurut Luhut, sejumlah investor global telah menyatakan minat mereka untuk menanamkan modal di proyek IFC.
Namun, ia mengakui bahwa rencana tersebut masih menunggu sejumlah keputusan penting dari Presiden, terutama terkait sistem hukum dan pemberian insentif bagi investor.
"Yang biayain dia sendiri. Orang yang taruh duitnya di situ. Presiden masih timbang-timbang. Kalau saya bilang kenapa tidak? Tapi biar dulu kita bikin satu uji coba di satu daerah, nanti kalau bagus bisa kita scale up," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengalokasikan dana APBN untuk proyek IFC yang digagas Luhut. Ia menyebut belum menerima penjelasan resmi maupun rancangan teknis dari pihak DEN terkait konsep dan mekanisme proyek tersebut.
"Saya sudah dengar lama, tapi biar saja. Kalau DEN bisa bangun sendiri, ya bangun saja sendiri. Saya anggarannya tidak akan dialihkan ke sana. Saya fokus," ujar Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Kamis (13/10/2025) malam.
Purbaya menambahkan, hingga kini dirinya belum pernah diajak berdiskusi dalam proses penyusunan konsep IFC. Meski begitu, ia menyatakan dukungan jika nantinya proyek tersebut dijalankan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi tinggi.
"Kalau alokasi anggaran tepat, pelaksanaannya tepat waktu, tepat sasaran, dan tidak ada yang bocor, saya pasti dukung. Tapi saya belum ngerti konsepnya, saya nggak terlibat. Kalau mau, saya doakan," pungkasnya.
Proyek Indonesia Financial Centre (IFC) disebut-sebut akan menjadi pusat layanan keuangan internasional yang memfasilitasi family office—lembaga pengelola kekayaan pribadi bagi investor beraset besar (ultra high-net-worth individuals). Konsep ini diharapkan mampu menarik investasi asing langsung (FDI) dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat keuangan baru di kawasan Asia Tenggara.
Namun, tanpa dukungan kebijakan fiskal dan kepastian hukum, pelaksanaan proyek tersebut dinilai masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.*
(bb/M/006)
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Mapolda Aceh, Kamis (1/10/2026).
NASIONAL
TAKENGON Festival Literasi Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2026 resmi dibuka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Arpus) Kabupaten Aceh Tengah
PENDIDIKAN
MEDAN Lurah Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Rio Rahmad Alam Siregar bersama sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dipanggil Inspektorat K
PEMERINTAHAN
JAKARTA Masa jabatan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri segera berakhir setelah DPR RI menyetujui pengangkatan Komjen Pol Su
NASIONAL
MEDAN Dua orang diduga pelaku perampokan dan pembunuhan Wakil Rektor IT&B Karo, AS (38), sempat menggunakan uang hasil kejahatan untuk meny
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum (JPU) berencana menghadirkan 94 saksi dan 26 ahli dalam persidangan perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama b
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan mengalami kenaikan pada awal Oktober 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasi
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (1/10/2026) pagi. Rupiah kembali mend
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada perdagangan Kamis (1/10/2026) pagi. IHSG sempat menguat setelah pembukaa
EKONOMI
JAKARTA Harga emas Antam mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (1/10/2026). Harga emas Antam ukuran 1 gram turun Rp14.000 menjadi Rp2.
EKONOMI