Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (10/9/2025). (Foto: CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
JAKARTA– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan sebesar 1,3 persen sepanjang pekan 27-31 Oktober 2025, dan ditutup pada level 8.163,875 dari posisi 8.271,722 pada pekan sebelumnya.
Sekretaris PerusahaanBEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menjelaskan, kapitalisasi pasar BEI ikut turun 2,48 persen menjadi Rp 14.857 triliun, dari Rp 15.234 triliun pekan lalu.
"Rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami perubahan sebesar 1,79 persen menjadi 2,32 juta kali transaksi, dari 2,37 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya," kata Kautsar dalam keterangan persnya, Sabtu (1/11).
Meski frekuensi transaksi menurun, rata-rata nilai transaksi harian justru meningkat 1,55 persen menjadi Rp 22,63 triliun, dari Rp 22,28 triliun pekan lalu. Sementara rata-rata volume transaksi harian BEI tercatat naik 3,72 persen menjadi 31,61 miliar lembar saham dari 30,47 miliar lembar saham pekan sebelumnya.
Investor asing mencatatkan nilai beli bersih Rp 1,13 triliun pada penutupan pekan ini. Namun, sepanjang 2025, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih sebesar Rp 47,317 triliun.
Di sisi instrumen pendanaan, sepanjang tahun 2025, BEI mencatat 151 emisi obligasi dan sukuk dari 73 emiten senilai Rp 175,54 triliun. Total obligasi dan sukuk tercatat saat ini berjumlah 646 emisi dengan outstanding Rp 523,12 triliun dan USD 122,16 juta dari 136 emiten.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI sebanyak 191 seri senilai Rp 6.423,84 triliun dan USD 352,10 juta. Selain itu, tercatat pula tujuh Efek Beragun Aset (EBA) dengan total nilai Rp 2,13 triliun.
Kinerja IHSG pekan ini menjadi catatan penting bagi investor, mengingat adanya pergerakan signifikan pada nilai transaksi dan volume saham meski indeks menurun.*
(kp/M/006)
Editor
:
Pasar Saham Pekan Ini: IHSG Anjlok, Investor Asing Catatkan Beli Bersih Rp 1,13 T