Perum Bulog melalui skema Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencatat harga beras turun 0,42% menjadi Rp12.440 per kilogram.
Komoditas lain yang mengalami penurunan adalah jagung peternak 2,46% menjadi Rp6.614 per kilogram, dan kedelai biji kering impor turun 2,76% ke Rp10.375 per kilogram.
Sedangkan harga bawang merah naik 1,19% ke Rp39.574 per kilogram, dan bawang putih bonggol naik 0,30% menjadi Rp36.797 per kilogram.
Cabai merah keriting mengalami penurunan signifikan 8,53% menjadi Rp47.971 per kilogram, cabai merah besar turun 2,25% ke Rp46.700 per kilogram, dan cabai rawit merah turun 3,8% menjadi Rp35.924 per kilogram.
Sektor daging mencatat penurunan daging sapi murni 1,61% ke Rp132.815 per kilogram, daging ayam ras turun 0,10% ke Rp37.140 per kilogram, namun harga telur ayam ras naik 0,76% menjadi Rp30.682 per kilogram.
Komoditas pangan lain juga bergerak bervariasi: - Gula konsumsi turun 0,34% menjadi Rp17.889 per kilogram - Garam konsumsi turun 3,85% menjadi Rp11.079 per kilogram - Tepung terigu curah turun 1,54% menjadi Rp9.590 per kilogram - Tepung terigu kemasan turun 3,84% menjadi Rp12.458 per kilogram
Harga minyak goreng juga tercatat menurun, dengan minyak kemasan turun 1,5% menjadi Rp20.618 per liter, minyak curah turun 1,77% ke Rp17.204 per liter, dan Minyakita turun 2,27% menjadi Rp17.064 per liter.
Penurunan signifikan terjadi pada daging kerbau segar lokal (-7,52% menjadi Rp129.286 per kilogram) dan daging kerbau beku impor (-6,02% menjadi Rp99.917 per kilogram).
Sedangkan komoditas perikanan bergerak bervariasi, dengan ikan kembung naik 0,73% menjadi Rp42.344 per kilogram, ikan tongkol turun 0,24% ke Rp34.472 per kilogram, dan ikan bandeng turun 2,9% menjadi Rp34.130 per kilogram.