Misbakhun Ungkap Tujuan MBG: Tingkatkan Kualitas SDM Indonesia
PASURUAN Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari intervensi pemerin
NASIONAL
JAWA BARAT- Harga beberapa bahan pangan di Jawa Barat terpantau turun pada Rabu (12/11/2025).
Berdasarkan data panel harga pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per pukul 08.44 WIB, dari 24 komoditas yang dipantau, 15 tercatat mengalami penurunan harga, sementara 8 komoditas lainnya mengalami kenaikan.
Komoditas yang mengalami kenaikan antara lain daging sapi murni, beras medium, beras SPHP, telur ayam ras, dan jagung tingkat peternak.Baca Juga:
Jagung tercatat naik paling tinggi, yakni Rp733 atau 11,7%, menjadi Rp7.000 per kilogram.
Sementara itu, penurunan harga terjadi pada komoditas yang kerap menjadi indikator daya beli masyarakat, seperti cabai merah besar, cabai rawit merah, gula konsumsi, minyak goreng curah, dan ikan tongkol.
Garam konsumsi menjadi komoditas yang anjlok paling dalam, turun Rp2.138 atau 20,58% menjadi Rp8.250 per kilogram.
Redaksi mencatat, tren penurunan harga pangan ini dapat meringankan beban rumah tangga, terutama untuk komoditas yang menjadi kebutuhan harian.
Meski demikian, beberapa komoditas strategis, seperti daging sapi dan beras, tetap mengalami kenaikan, yang berpotensi mempengaruhi inflasi pangan di Jawa Barat.
Berikut daftar lengkap harga bahan pangan di Jawa Barat per 12 November 2025:
- Daging Sapi Murni: Rp135.000/kg (naik 2,11%)
- Daging Kerbau Beku (Impor): Rp105.000/kg (tetap)
- Cabai Merah Keriting: Rp52.857/kg (turun 14,24%)
- Cabai Merah Besar: Rp51.429/kg (turun 19,69%)
- Ikan Kembung: Rp43.333/kg (turun 0,16%)
- Ikan Bandeng: Rp37.556/kg (turun 1,49%)
- Bawang Merah: Rp36.571/kg (turun 11,4%)
- Daging Ayam Ras: Rp34.800/kg (turun 5,23%)
- Ikan Tongkol: Rp34.444/kg (turun 6,91%)
- Bawang Putih Bonggol: Rp33.143/kg (turun 4,35%)
- Cabai Rawit Merah: Rp32.857/kg (turun 9,96%)
- Telur Ayam Ras: Rp29.727/kg (naik 0,52%)
- Minyak Goreng Kemasan: Rp20.500/liter (naik 3,9%)
- Gula Konsumsi: Rp17.813/kg (turun 0,28%)
- Minyakita: Rp17.389/liter (turun 0,42%)
- Minyak Goreng Curah: Rp17.225/liter (turun 6,05%)
- Beras Premium: Rp14.722/kg (naik 0,93%)
- Beras Medium: Rp13.194/kg (naik 1,0%)
- Tepung Terigu Kemasan: Rp12.500/kg (turun 1,98%)
- Beras SPHP: Rp12.350/kg (naik 0,57%)
- Kedelai Biji Kering (Impor): Rp9.488/kg (naik 0,18%)
- Tepung Terigu (Curah): Rp9.375/kg (turun 1,78%)
- Garam Konsumsi: Rp8.250/kg (turun 20,58%)
J- agung Tingkat Peternak: Rp7.000/kg (naik 11,7%)
Pergerakan harga pangan ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dan pelaku pasar, terutama menjelang akhir tahun, di mana kebutuhan rumah tangga diprediksi meningkat.*
(db/um)
PASURUAN Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari intervensi pemerin
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menolak wacana perubahan sistem pemilihan umum (Pemilu) menjadi pemilihan tid
POLITIK
JAKARTA Serikat Pekerja Kampus (SPK) menilai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi atas kondisi
PENDIDIKAN
MEDAN Kelompok Medan Teater menggelar Festival Musikalisasi Puisi bertajuk Kopi & Kepo di Taman Budaya Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Pemerintah tengah mengkalkulasi penyesuaian iuran BPJS Kesehatan tahun ini di tengah tekanan defisit program Jaminan Kesehatan N
KESEHATAN
JAKARTA Rencana pemerintah menurunkan potongan aplikasi transportasi daring menjadi 8 persen dari sebelumnya sekitar 20 persen dinilai t
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah membuka rekrutmen besarbesaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Posisi ini menjadi salah s
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah mendorong pengembangan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram sebagai alternatif pengganti liqu
EKONOMI
TAPSEL Kepolisian Resor Tapanuli Selatan menangkap seorang pria berinisial RUN (33) saat diduga hendak memperjualbelikan sisik trenggili
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menyoroti maraknya penyebaran informasi tidak terverifikasi di med
POLITIK