BREAKING NEWS
Senin, 08 Juni 2026

Banjir Impor Baja, Pengusaha Lokal Desak Pemerintah Ciptakan Industri Baru

Adelia Syafitri - Kamis, 13 November 2025 08:49 WIB
Banjir Impor Baja, Pengusaha Lokal Desak Pemerintah Ciptakan Industri Baru
ilustrasi (Foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA, 13 NOVEMBER 2025Industri baja nasional tengah menghadapi tekanan serius akibat melimpahnya produk impor.

Pemerintah merespons dengan membuka pintu bagi investor asing yang ingin membangun pabrik di Indonesia.

Namun, pengusaha lokal menilai langkah tersebut belum cukup untuk memajukan industri domestik.

Baca Juga:

Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, mengatakan pihaknya telah menerima sejumlah investor dari Eropa, China, dan Vietnam. "Kami minta mereka berinvestasi di Indonesia, bangun pabrik di Indonesia, sehingga juga punya akses ke pasar domestik," ujarnya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR, Senin lalu.

Sementara itu, Hendrik Kawilarang Luntungan, CEO PT Inerco Global International, menegaskan pemerintah harus lebih fokus membina pengusaha lokal baru yang serius di sektor manufaktur. "Seperti di China, Jepang, dan Korea, kemajuan industri lahir karena pemerintah membimbing para pengusaha sejak awal," kata Hendrik.

Hendrik juga menyoroti sistem kredit perbankan yang dinilai timpang. "Penyaluran kredit bank besar lebih banyak untuk pengusaha mapan atau titipan politisi. Akibatnya, pengusaha baru sulit berkembang," katanya.

Ia menekankan perlunya kebijakan perbankan yang mendukung pertumbuhan industri domestik, bukan sekadar menguntungkan segelintir pihak.

Dalam konteks investasi asing, Hendrik menekankan perlunya regulasi ketat.

Menurutnya, praktik nominee lokal masih memungkinkan investor asing menguasai 100 persen pabrik. "Ini fakta yang sering terjadi, sama seperti pembelian aset asing di Bali melalui nominee," ujarnya.

Hendrik menambahkan, Indonesia membutuhkan konglomerasi baru dan pengusaha muda yang berani menembus industri manufaktur, agar target menjadi negara industri dalam 10 tahun mendatang bisa tercapai.*

(v/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru