Atasi Banjir, Pemko Medan Bangun Drainase 385 Meter di Jalan Makmur Sei Agul
MEDAN Penanganan banjir menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Medan melalui pembenahan infrastruktur drainase di sejumlah
PEMERINTAHAN
MEDAN — Harga minyak dunia kembali merosot tajam setelah laporan menyebut Amerika Serikat (AS) mendorong percepatan upaya mengakhiri perang Rusia–Ukraina.
Washington dikabarkan telah menyiapkan kerangka proposal penyelesaian konflik yang menuntut Kyiv menyerahkan sebagian wilayah dan persenjataan tertentu.
Melansir Reuters, Kamis, 20 November 2025, harga minyak berjangka Brent turun 2,5 persen menjadi US$63,26 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 2,6 persen ke US$59,18 per barel.Baca Juga:
Menurut dua sumber Reuters, AS memberi sinyal kuat kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy untuk mempertimbangkan proposal tersebut.
Jika perang berakhir, pasar memperkirakan ekspor minyak Rusia yang selama ini tersendat sanksi akan kembali mengalir deras.
Kondisi itu meningkatkan kekhawatiran kelebihan pasokan global.
"Dengan banyaknya minyak yang tertahan di lautan, penyimpanan terapung, dan yang terkena sanksi, harga bisa jatuh ke kisaran US$50-an jika minyak Rusia kembali masuk ke pasar," ujar analis energi TP ICAP Group, Scott Shelton.
Bulan lalu, AS menjatuhkan sanksi kepada raksasa minyak Rusia, Rosneft dan Lukoil, dan memberi tenggat hingga 21 November bagi perusahaan global untuk menghentikan kerja sama dengan kedua entitas tersebut.
Departemen Keuangan AS menilai sanksi ini telah menekan pendapatan energi Rusia dan dapat menurunkan volume ekspor dalam jangka panjang.
"Ada tekanan maksimal sekarang karena tenggat pada Jumat semakin dekat," kata analis Rystad Energy, Janiv Shah. Ia menyebut penurunan premi risiko geopolitik membuat investor kembali fokus pada lemahnya fundamental pasar minyak.
Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak membantah dampak sanksi terhadap produksi.
Ia memastikan Rusia tetap akan memenuhi kuota produksi OPEC+ pada akhir 2025 atau awal 2026.
Meski terkoreksi tajam, penurunan harga minyak tertahan oleh laporan Administrasi Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu lalu yang menunjukkan penurunan stok minyak mentah AS melebihi perkiraan.
Penurunan itu dipicu oleh meningkatnya aktivitas kilang dan tingginya volume ekspor.
Kombinasi antara manuver diplomatik AS, tekanan geopolitik, dan data fundamental inilah yang membuat pasar minyak bergerak volatil dalam beberapa hari terakhir.*
(bi/ad)
MEDAN Penanganan banjir menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Medan melalui pembenahan infrastruktur drainase di sejumlah
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara bersama Bank Sumut menghadirkan program KMG MERDEKA atau Kredit Multi Gu
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa, 29 September 2026. Rupiah bahkan
EKONOMI
MEDAN Seorang perempuan asal Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Wulamsari (27), diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan
PERISTIWA
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin membuka secara resmi Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula M
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung menetapkan prajurit TNI aktif Kolonel Cpl Budi Utomo sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana kor
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung mengungkap nilai kerugian keuangan negara dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Ber
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah untuk menghadapi tanta
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ombudsman RI mengungkap temuan baru terkait kondisi keamanan di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat. Ombudsman menemukan adanya
NASIONAL