JAKARTA- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat kolaborasinya dengan Kementerian Ketenagakerjaan dalam Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi.
Program ini diproyeksikan menjadi sumber utama talenta muda yang siap mengisi kebutuhan industri perbankan digital yang kian berkembang.
Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, mengatakan percepatan transformasi layanan keuangan membuat perbankan membutuhkan tenaga muda yang adaptif dan memahami alur bisnis bank secara komprehensif.
"Dari pemasaran produk, pembiayaan, hingga layanan back office seluruh lini membutuhkan talenta baru yang siap berlari cepat," ujarnya, Sabtu, 29 November.
Menurut Putrama, enam bulan penyelenggaraan program tersebut telah memberikan dampak signifikan.
Para peserta dinilai mampu memperkuat ekspansi BNI, terutama di segmen simpanan dan kredit yang menjadi fokus perusahaan tahun ini.
"Kami mendapat banyak talenta yang siap berkinerja sejak hari pertama," katanya.
4.103 Peserta Terserap, Sebagian Besar di Kantor Cabang
BNI menjadi salah satu BUMN dengan jumlah peserta magang terbanyak. Tercatat 4.103 peserta telah terserap dari dua gelombang:
3.570 peserta batch pertama
533 peserta batch kedua
Sebanyak 88 persen peserta ditempatkan di 205 kantor cabang dan 17 kantor wilayah, sementara 12 persen lainnya menjalani pemagangan di Kantor Pusat BNI di Jakarta. Penempatan merata ini menjadi salah satu poin yang diapresiasi Menteri Ketenagakerjaan.