Buntut Sidak Rico Waas Pergoki Kantor Kumuh & Ada Asbak, Lurah Dwikora Terancam Sanksi Disiplin
MEDAN Lurah Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Rio Rahmad Alam Siregar diperiksa Inspektorat usai kantornya disidak Wali Kota M
PEMERINTAHAN
MEDAN – Mata uang rupiah dibuka menguat pada perdagangan Selasa (2/12/2025), mengawali hari di level Rp16.631 per dolar Amerika Serikat (AS), naik 0,19 persen atau 32 poin dibanding penutupan sebelumnya di Rp16.663 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, penguatan rupiah terjadi di tengah pelemahan sebagian mata uang Asia lainnya, seperti yen Jepang (-0,09%), dolar Hong Kong (-0,02%), dolar Singapura (-0,01%), won Korea Selatan (-0,09%), yuan China (-0,06%), rupee India (-0,11%), dan baht Thailand (-0,15%).
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan rupiah bergerak fluktuatif pada perdagangan hari ini namun berpotensi ditutup menguat di rentang Rp16.630–Rp16.670 per dolar AS.Baca Juga:
"Pelaku pasar masih mencermati sentimen global, termasuk ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter di AS dan perkembangan geopolitik di Eropa Timur," ujar Ibrahim.
Dari sisi global, dolar AS melemah di awal Desember menyusul ekspektasi pasar bahwa The Federal Reserve kemungkinan memangkas suku bunga 25 basis poin pada pertemuan pekan depan.
Ekspektasi ini diperkuat kandidat Ketua The Fed yang dinilai lebih dovish dan sejumlah data ekonomi AS yang akan dirilis, termasuk PMI Manufaktur ISM, ISM Jasa, produksi industri, ADP employment, hingga klaim pengangguran.
Sementara itu, di dalam negeri, rupiah didukung kabar positif dari stabilnya kinerja neraca perdagangan dan pemulihan sektor manufaktur.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus perdagangan Indonesia pada Oktober 2025 mencapai US$2,39 miliar, memperpanjang tren surplus menjadi 66 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.
Surplus ini terutama berasal dari ekspor komoditas non-migas seperti minyak nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja, meskipun ekspor migas menurun 2,31% YoY dan impor turun 1,15% YoY.
Di sektor manufaktur, PMI Indonesia naik ke level 53,3 pada November 2025, menandai ekspansi keempat secara beruntun dan menjadi yang tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.
Peningkatan ini didorong oleh kenaikan output dan pesanan baru meski permintaan ekspor masih melemah.
Dengan sentimen global dan domestik yang mendukung, rupiah diprediksi tetap stabil dan cenderung menguat dalam jangka pendek.*
MEDAN Lurah Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Rio Rahmad Alam Siregar diperiksa Inspektorat usai kantornya disidak Wali Kota M
PEMERINTAHAN
MEDAN Harga cabai merah keriting di sejumlah daerah di Sumatera Utara terus mengalami kenaikan hingga awal pekan ini. Berdasarkan data Dina
EKONOMI
ASAHAN Sebanyak 27 unit truk roda enam untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) diserahkan kepada desadesa di Kabupat
PEMERINTAHAN
KISARAN Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Wakil Bupati Batu Bara Syafr
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan pert
PEMERINTAHAN
MEDAN Anggota DPRD Sumatera Utara Dhody Thahir menggugat penetapan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat ke Pengadi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menggagalkan tiga upaya penyelundupan narkotika melalui jalur perairan dengan total b
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sebanyak 17 pejabat dan pegawai Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, dijatuhi sanksi setelah muncul temuan fasilitas mewah di ling
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Relawan GIJOE (Gibran Joeara) meminta Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan yang mempersoalkan syarat pendidikan Wakil Preside
POLITIK
JAKARTA Nilai tukar rupiah ditutup melemah 35 poin atau sekitar 0,20 persen ke level Rp17.917 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagang
EKONOMI