BREAKING NEWS
Senin, 26 Januari 2026

Rupiah Melemah ke Rp16.662 per Dolar AS

Abyadi Siregar - Jumat, 05 Desember 2025 10:36 WIB
Rupiah Melemah ke Rp16.662 per Dolar AS
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Hal ini memunculkan spekulasi bahwa Kevin Hassett menjadi kandidat terkuat sebagai ketua The Fed berikutnya, yang dipandang pasar akan mendorong kebijakan moneter lebih dovish.

"Ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga semakin besar. CME FedWatch mencatat peluang 90 persen The Fed memangkas suku bunga pada pertemuan mendatang," ujar Ibrahim.

Dari dalam negeri, rupiah dibayangi revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pertumbuhan 2025 diperkirakan berada di rentang 5–5,1 persen, lebih rendah dari target APBN 2025 yang sebesar 5,2 persen.

Ibrahim menyebut pemerintah perlu memperkuat sisi fiskal untuk menahan perlambatan ekonomi pada akhir 2025.

"Belanja pemerintah harus terus digenjot untuk menjaga momentum pertumbuhan," katanya.

Di tengah tekanan global yang meningkat, pelaku pasar masih menantikan sinyal kebijakan fiskal dan moneter yang lebih kuat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah menjelang akhir tahun.*


(bi/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Dibuka Menguat, Saham CUAN hingga CDIA Jadi Motor Penggerak Pasar
UMKM Sumatera Bangkit Pascabencana! Pemerintah Siapkan Skema Pemulihan, Bank Sumut Tunggu Aturan OJK
KKN Fasilkom Ubhara Jaya Dorong UMKM Sawarna Go Digital Lewat Workshop Affiliate
Bagaimana Pertumbuhan Ekonomi Aceh, Sumut, dan Sumbar Terdampak Banjir? Ini Kata Airlangga
“Batu Bara Lumpuh Sejak Subuh” — Ribuan Kendaraan Serbu Seluruh SPBU, Antrean Mengular Sejauh Mata Memandang
Peresmian Perubahan APBDes 2025: Koperasi ‘Merah Putih’ Diharapkan Lebih Memberdayakan Masyarakat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru