Usulan Anak Keluarga Mampu Tak Dapat MBG Dikritik, DPR Soroti Potensi Kecemburuan di Sekolah
JAKARTA Wacana pembatasan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak dari keluarga mampu menuai perhatian DPR RI. Wak
NASIONAL
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membuka peluang untuk menyetop impor Solar lebih cepat dari target awal April 2026.
Menurut Bahlil, apabila kajian menunjukkan pasokan Solar dalam negeri cukup atau bahkan surplus, pemerintah bisa menghentikan impor mulai Januari hingga Februari 2026.
"Kami lihat saja kalau Januari dan Februari tak perlu impor, ya tidak usah. Ngapain impor?" kata Bahlil di Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Plumpang, Minggu (28/12/2025).Baca Juga:
Keputusan ini sangat bergantung pada kesiapan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, yang dijadwalkan mulai beroperasi Januari 2026.
RDMP membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk berproduksi maksimal dan mulai mendistribusikan produk kilang, termasuk Solar.
Bahlil memperkirakan surplus Solar bisa mencapai 3–4 juta kiloliter pada 2026.
Selain Pertamina, penyetopan impor Solar juga berlaku untuk operator SPBU swasta. Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyebut bahwa operator SPBU swasta telah diminta berkoordinasi dengan Pertamina terkait pemenuhan pasokan Solar.
"Hanya sampai Maret mereka bisa mengajukan kuota impor. Setelah itu, produksi dalam negeri dari kilang Pertamina yang akan memenuhi kebutuhan," ujarnya.
Laode menegaskan, penyetopan impor Solar tidak memerlukan aturan baru karena secara otomatis akan tertuang dalam Sistem Nasional Neraca Komoditas (SINAS-NK).
Setelah masa penyesuaian tiga bulan, Solar hasil olahan RDMP Balikpapan akan mulai didistribusikan ke badan usaha hilir migas swasta.
Dengan begitu, pemerintah menargetkan April 2026 seluruh impor Solar dapat dihentikan, seiring adanya tambahan produksi dalam negeri yang mencukupi kebutuhan nasional.*
(bb/ad)
JAKARTA Wacana pembatasan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak dari keluarga mampu menuai perhatian DPR RI. Wak
NASIONAL
JAKARTA Ahli Hukum Perbankan sekaligus mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husein, menilai duga
NASIONAL
Oleh Samuel F. SilaenDI tengah optimisme yang terus disampaikan pemerintah mengenai prospek ekonomi nasional, Indonesia sesungguhnya mengha
OPINI
GARUT Tragedi meninggalnya seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) saat mendampingi kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) d
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah menutup perdagangan akhir pekan dengan kinerja impresif. Mata uang Garuda tercatat sebagai yang paling kuat d
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan laporan penolakan gratifikasi yang diajukan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni tel
NASIONAL
NIAS SELATAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memerintahkan penanganan cepat terhadap seorang warga penderita tumor
KESEHATAN
MEDAN Politisi PDI Perjuangan Sumatera Utara Japorman Saragih menjagokan Tim Nasional Argentina untuk menjadi juara Piala Dunia 2026. Ia
OLAHRAGA
NIAS SELATAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan kepeduliannya kepada keluarga nelayan di Kabupaten Nias S
PEMERINTAHAN
NIAS SELATAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Kepulauan Nias kepada Duta
PARIWISATA