BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Akibat Manajemen Amburadul, Lapangan Golf BBGC Tuntungan Terancam Bangkrut

Redaksi - Sabtu, 10 Januari 2026 16:14 WIB
Akibat Manajemen Amburadul, Lapangan Golf BBGC Tuntungan Terancam Bangkrut
Lapangan Golf BBGC Tuntungan Deliserdang milik Kodam I/BB. (foto: ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Berdasarkan kontrak kerjasama itu, Syamsurizal yang saat itu Ketua Umum Golf Profesional Indonesia (GPI), membangun Lapangan Golf BBGC Tuntutan itu dari nol. Selama 2-3 tahun, Syamsurizal membangun lapangan golf tersebut sehingga beroperasi normal dengan menghabiskan modal Rp 5 miliar lebih hingga menjadi lapangan golf yang standar.

Syamsurizal memperbaiki ruas jalan menuju Lapangan Golf BBGC yang saat itu rusak parah. Pada saat yang bersamaan, terjadi bencana nasional Covid 19 sehingga semakin menyulitkan untuk mengundang pengunjung untuk bermain golf.

Saat itu, pemain golf di BBGC Tuntungan hanya terbatas warga Kota Medan. Karena saat itu ada empat lapangan golf di Medan, yakni lapangan golf di Royal Sumatera, Helvetia, Martabe dan Tuntungan BBCC sendiri.

Namun, menjelang lima tahun dikelola Syamsurizal, Lapangan Golf BBGC Tuntungan tersebut sudah berjalan baik. Ini ditandai semakin ramainya pengunjung hingga ribuan pemain setiap bulan. Sehingga, ketika itu, Lapangan Golf BBGC Tuntungan sudah menguntungkan.

PENGELOLA DIPAKSA MUNDUR
Sayangnya, saat Kodam I/BB dipimpin Mayjend Daniel Cardin, melalui Kasdam Brigjen Rifky Nawawi, meminta supaya Syamsurizal mundur mengelola lapangan golf tersebut. Anehnya, alasannya lapangan golf itu akan dijadikan sebagai lapangan golf eksklusif.

Dan, 30 Maret 2023, tanpa ampun, Syamsurizal diusir dari Lapangan Golf BBGC Tuntungan milik Kodam I/BB. Sejak saat itu, pengelolaan lapangan golf tersebut dikendalikan langsung Kodam I/BB. Sementara untuk menjadikan sebagai lapangan eksklusif, hanya mimpi semata. Malah yang terjadi saat ini adalah, Lapangan Golf BBGC Tuntungan itu justru terancam bangkut dan tutup.

PERHATIAN PANGDAM I/BB
Sehubungan dengan itu, Pangdam I/BB yang baru, Mayjen TNI Hendy Antariksa diharapkan memberi perhatian serius terhadap nasib Lapangan Golf BBGC Tuntungan milik Kodam I/BB. Ini bisa dilakukan dengan menyelesaikan ganti rugi kepada Syamsurizal selaku investor lama.

Selanjutnya, Kodam I/BB dapat melakukan kerjasama dengan investor baru yang diharapkan bisa mengelola Lapangan Golf BBGC Tuntungan itu secara lebih baik. "Lapangan Golf BBGC Tuntungan ini adalah asset. Karena itu, Kodam I/BB jangan menelantarkannya," tegasnya.

Pangdam I/BB juga harus membersihkan oknum-oknum yang selama ini mengambil keuntungan pribadi dalam pengelolaan lapangan golf itu dalam tiga tahun terakhir.*

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru