BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Presiden Prabowo Dorong Pengembangan Industri Semikonduktor untuk Perkuat Otomotif dan Elektronik Nasional

Adelia Syafitri - Senin, 12 Januari 2026 09:46 WIB
Presiden Prabowo Dorong Pengembangan Industri Semikonduktor untuk Perkuat Otomotif dan Elektronik Nasional
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Minggu (11/1/2026). (foto: sekretariat.kabinet/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

HAMBALANG — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor otomotif dan elektronik nasional melalui pengembangan industri semikonduktor.

Hal ini dibahas dalam rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Minggu (11/1/2026).

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa fokus pembahasan adalah membangun fondasi industri masa depan Indonesia, khususnya pada teknologi tinggi.

Baca Juga:

"Hal ini ditujukan untuk membangun industri chip [semikonduktor] masa depan Indonesia yang akan dimanfaatkan untuk industri otomotif, digital, dan elektronik," ujar Teddy dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

Menurut Teddy, pengembangan industri semikonduktor merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian industri nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia dalam rantai pasok global teknologi.

Sektor otomotif dan elektronik diprediksi akan semakin bergantung pada ketersediaan chip seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik dan perangkat elektronik cerdas.

Pemerintah berharap melalui investasi dan penguatan ekosistem semikonduktor, Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga bagian dari pusat produksi dan inovasi industri teknologi global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menambahkan bahwa terdapat minat pengembangan industri semikonduktor dari pihak Amerika Serikat, seiring dengan rencana perluasan hilirisasi industri dalam negeri.

"Melanjutkan hilirisasi industri, dengan ditandatangani perjanjian perdagangan Amerika, sudah mulai tertarik untuk mendorong semikonduktor di Indonesia. Saat ini ekosistemnya sedang dipersiapkan," kata Airlangga.

Dari data Kementerian Investasi, pengembangan semikonduktor termasuk dalam sembilan sektor investasi prioritas, dengan peluang besar karena Indonesia memiliki bahan baku utama, seperti silika, tembaga, bauksit, dan emas.

Pasir kuarsa di Tanah Air, yang dapat diolah menjadi silikon untuk cip semikonduktor, memiliki potensi sekitar 27 miliar ton dengan cadangan 330 juta ton tersebar di 23 provinsi.

Meski memiliki potensi besar, pengembangan industri chip di Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya manusia, teknologi, dan infrastruktur yang belum memadai.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gubernur Bobby Tetapkan Tujuh Komitmen Bersama untuk Perkuat Sinergi OPD, Ini Isinya!
Dorong Mitigasi Bencana, Gubernur Bobby dan Hashim Djojohadikusumo Tanam Sejuta Pohon di Taput
Deli Serdang Bangun Rumah Bersinar ‘Aisyiyah, Langkah Nyata Mendukung Kesehatan Sosial dan Spiritual Perempuan
Ketua DPRD Padangsidimpuan Dorong Penguatan Koperasi Desa Merah Putih: Pemko Harus Serius!
Wali Kota Batam dan TNI AL Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumbar
PDI Perjuangan Tegaskan Posisi Sebagai Partai Penyeimbang Pemerintahan Prabowo, Bukan Oposisi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru