BREAKING NEWS
Kamis, 22 Januari 2026

Rupiah Kembali Terpuruk, Capai Rp16.930 per Dolar AS di Pasar NDF

Adam - Jumat, 16 Januari 2026 09:05 WIB
Rupiah Kembali Terpuruk, Capai Rp16.930 per Dolar AS di Pasar NDF
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Rupiah kembali melemah di pasar mancanegara pada Jumat pagi (16/1/2026), meski pasar domestik tutup memperingati Isra Mi'raj.

Berdasarkan data Non-Deliverable Forward (NDF), rupiah tercatat ambles 0,16% ke level Rp16.930/US$.

Pada perdagangan kemarin, rupiah NDF-1M ditutup melemah 0,17% di posisi Rp16.903/US$ dan pagi ini dibuka di level serupa.

Baca Juga:

Tren pelemahan ini memperkuat sinyal bearish rupiah jangka menengah.

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia cenderung beragam. Peso Filipina menguat 0,09%, yen Jepang 0,08%, dan dolar Singapura 0,02%.

Di sisi lain, won Korea Selatan melemah 0,28%, ringgit Malaysia 0,09%, baht Thailand 0,09%, dan offshore renminbi China turun tipis 0,01%.

Pelemahan rupiah tidak terlepas dari tekanan eksternal.

Perang dagang yang diumumkan Presiden AS Donald Trump terhadap Iran serta kriminalisasi gubernur bank sentral AS mendorong dolar AS menguat 0,05% ke level 99,372.

Dari sisi domestik, defisit fiskal Indonesia yang mencapai 2,92% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2025 terus menjadi perhatian pelaku pasar.

Beberapa ekonom memprediksi defisit akan melebar ke level 3–3,5% PDB pada tahun ini.

Secara teknikal, analis memperkirakan rupiah berpotensi melemah lebih lanjut hingga Rp16.950/US$, dengan support kuat di sekitar Rp17.000/US$.

Apabila terjadi penguatan, resistance terdekat berada di Rp16.840/US$, dengan kisaran antara Rp16.780–16.800/US$.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menteri Investasi Pastikan Pelemahan Rupiah Tak Ganggu Investasi di Indonesia
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.856 per Dolar AS, Investor Catat Data CPI AS dan Ketegangan Iran
Harga Emas Antam Naik Lagi, 1 Gram Tembus Rp2,675 Juta Hari Ini
Rupiah di Bawah Tekanan Trump: Apa Dampak Kebijakan Baru AS bagi Indonesia?
Rupiah Dekati Rp17.000, Menkeu: Enggak Usah Takut, Dua Minggu ke Depan Bakal Menguat
Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.867, Tekanan Geopolitik dan Politik AS Masih Jadi Sorotan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru