BREAKING NEWS
Minggu, 08 Maret 2026

Program Makan Bergizi Gratis di Aceh: Bukan Sekadar Gizi, tapi Dorong Ekonomi Lokal

T.Jamaluddin - Sabtu, 17 Januari 2026 16:45 WIB
Program Makan Bergizi Gratis di Aceh: Bukan Sekadar Gizi, tapi Dorong Ekonomi Lokal
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Irjen Pol Sony Sonjaya S.Ik, dalam acara Konsolidasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Provinsi Aceh di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Sabtu (17/1/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH– Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya meningkatkan asupan gizi masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi lokal.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Irjen Pol (P) Sony Sonjaya S.Ik, dalam acara Konsolidasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Provinsi Aceh di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga:
Acara tersebut dihadiri Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, Pangdam Iskandar Muda Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo S.Ip, serta perwakilan Gubernur Aceh dan Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I Sumatera.

Menurut Irjen Sony, hingga saat ini, 553 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) telah beroperasi di seluruh Aceh.

"Tahap pertama telah berjalan dengan baik, termasuk saat bencana, di mana para pengelola SPPG langsung bergerak ke lapangan untuk membantu masyarakat terdampak," ujarnya.

Di tahap kedua, pemerintah fokus pada pemenuhan kebutuhan bahan pokok seperti beras, sayur, buah, ayam, ikan, dan telur.

Data sementara mencatat lebih dari 1,7 juta penerima manfaat di Aceh.

Jika rata-rata dana per penerima Rp 10.000 per hari, maka setiap hari pemerintah menyalurkan sekitar Rp 17,1 miliar, setara Rp 4,9 triliun per tahun.Selain itu, program ini juga menyerap tenaga kerja lokal.

Dari 553 SPPG, tercatat 28.650 pekerja dengan rata-rata gaji Rp 2,2 juta per bulan.

"Artinya, dana yang disalurkan untuk upah tenaga kerja mencapai Rp 63 miliar per bulan, atau Rp 800 miliar per tahun," kata Irjen Sony.

Wakil Kepala BGN itu menekankan pentingnya kemandirian lokal dalam penyediaan bahan pokok.

"Jika daerah mampu memproduksi kebutuhan pokok sendiri, peluang ekonomi akan dinikmati masyarakat setempat," ujarnya.

Ia mendorong pembentukan korporasi petani, urban farming, vertical gardening, hingga pemeliharaan ayam petelur di lingkungan masyarakat.

Secara nasional, realisasi program Makan Bergizi Gratis hingga 17 Januari 2026 telah mencapai lebih dari Rp 8 triliun, tersebar dari Aceh hingga Papua, dari desa hingga wilayah metropolitan Jakarta.

Baca Juga:

"Penyaluran dana ini berdampak langsung pada pergerakan roda perekonomian masyarakat," tutupnya.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
TPI Pantai Labu Hadir dengan Wajah Baru, Nelayan Deli Serdang Kini Lebih Sejahtera
Tingkatkan Program MBG, Sekolah Kini Tambah Jam Pelajaran Ilmu Gizi untuk Siswa: BGN Libatkan Guru dan Mahasiswa KKN
MBG Balita dan Ibu Hamil di Pandeglang Viral, SPPG Lakukan Klarifikasi
Wabup Simalungun Kunjungi Dua Dapur Percontohan SPPG, Dorong Program Gizi Nasional
SPPG Sragen Nekat Bangun Dapur MBG Dekat Kandang Babi, Begini Penjelasannya
Wabup Simalungun Pimpin Rakor Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Pelaksanaan Tepat Sasaran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru