BREAKING NEWS
Senin, 26 Januari 2026

IHSG Menguat di Awal Pekan, Saham AMMN dan MORA Jadi Penggerak Utama

Raman Krisna - Senin, 26 Januari 2026 09:34 WIB
IHSG Menguat di Awal Pekan, Saham AMMN dan MORA Jadi Penggerak Utama
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Senin (26/1/2026), seiring pergerakan positif saham-saham berbobot berat.

Berdasarkan data IDX Mobile pukul 09.02 WIB, IHSG naik 0,26% atau 23,42 poin ke level 8.974.

Aktivitas perdagangan tercatat mencapai 1,82 miliar saham senilai Rp1,49 triliun.

Baca Juga:

Sebanyak 353 saham menguat, 175 saham melemah, dan 430 saham lainnya belum bergerak.

Di antara saham penggerak indeks, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) naik 1,39% ke Rp7.300, PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) naik 1,60% ke Rp1.270, dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) melonjak 3,92% ke Rp15.250.

Sementara itu, saham-saham yang melemah antara lain PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) turun 1,20% ke Rp4.930 dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) melemah 0,38% ke Rp6.625.

Tim riset Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG akan bergerak konsolidasi di kisaran 8.850–9.050, setelah sebelumnya melemah 0,46% pada penutupan Jumat (23/1/2026).

Pelemahan akhir pekan lalu dipicu antisipasi investor terhadap penerapan metodologi MSCI untuk penghitungan free-float saham Indonesia, yang berpotensi memicu tekanan jual oleh investor asing.

Secara teknikal, indikator MACD IHSG menunjukkan Death Cross, sedangkan Stochastic RSI mengarah ke area oversold, menandakan potensi konsolidasi sebelum menentukan arah selanjutnya.

Menurut Phintraco, jika IHSG mampu ditutup di atas level 9.050, rebound masih terbuka.

Sementara itu, riset MNC Sekuritas memperingatkan IHSG masih rawan koreksi, meski penguatan terbatas berpotensi menguji kisaran 8.960–8.985.

Investor disarankan mencermati area koreksi pada level 8.708–8.790.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Emas Antam Menyentuh Rp2,9 Juta per Gram, Dipicu Lonjakan Harga Emas Global ke US$5.000
Realisme Global, Dunia (Tak) di Ambang Perang
Prabowo: Dunia Akan Terkejut dengan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
"DESAK POLDA SUMUT PERIKSA 39 PERUSAHAAN P3MI MEDAN" – SAHARUDDIN: BUTUH RDP UNTUK BONGKAR SINDIKASI TPPO!
Kapolri Resmikan Direktorat PPA dan PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Tingkatkan Perlindungan Korban Anak dan Perdagangan Orang
Aliansi AMPK TPPO Desak Pengusutan Perdagangan Anak di Medan, Sebut Minimnya Lapangan Kerja Jadi Pemicu
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru