BREAKING NEWS
Jumat, 13 Februari 2026

BI Pacu Sertifikasi Halal UMKM Aceh Jelang Wajib Halal Oktober 2026

T.Jamaluddin - Selasa, 10 Februari 2026 12:55 WIB
BI Pacu Sertifikasi Halal UMKM Aceh Jelang Wajib Halal Oktober 2026
BI menggelar diskusi strategis yang melibatkan LPH dan LP3H se-Aceh di Banda Aceh, Senin, 9 Februari 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEHBank Indonesia (BI) memperkuat upaya percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aceh menjelang pemberlakuan Wajib Halal Oktober 2026.

Melalui Bagian Pengembangan UMKM, BI menggelar diskusi strategis yang melibatkan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) se-Aceh di Banda Aceh, Senin, 9 Februari 2026.

Diskusi ini membahas strategi perluasan sertifikasi halal bagi UMKM, baik melalui skema reguler maupun skema pernyataan mandiri (self declare).

Baca Juga:

Langkah tersebut dinilai penting untuk mempercepat kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi halal sekaligus memperkuat daya saing UMKM di pasar nasional dan global.

Ketua LP3H UIN Ar-Raniry, Dr. Jalaluddin, M.A., yang menjadi salah satu peserta diskusi, menilai Bank Indonesia menunjukkan komitmen kuat dan konsisten dalam mendorong penguatan ekonomi daerah berbasis UMKM, termasuk melalui pengembangan ekosistem halal.

"Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan LPH dan LP3H di Aceh, baik dari perguruan tinggi maupun lembaga nonkampus. Diskusi ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menyukseskan pemberlakuan Wajib Halal Oktober 2026," ujar Jalaluddin.

Ia menjelaskan, LPH UIN Ar-Raniry diwakili oleh Sekretaris Program Studi Manajemen Industri Halal, Isnailina, M.A., sementara LP3H dihadiri langsung oleh dirinya.

Keduanya merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Ar-Raniry. Kehadiran unsur akademisi ini menegaskan peran perguruan tinggi dalam memperkuat ekosistem halal di Aceh.

Diskusi juga dihadiri Direktur Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Aceh Prof. Syahrizal, M.A., serta perwakilan Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Aceh.

Pemerintah daerah, kata Jalaluddin, memberikan dukungan penuh terhadap percepatan sertifikasi halal sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi syariah Aceh.

"Melalui sinergi antara BI, LPH, LP3H, akademisi, dan pemerintah daerah, kami berharap implementasi Wajib Halal 2026 berjalan optimal dan UMKM Aceh semakin berdaya saing," kata Jalaluddin.*


Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KUR BRI 2026: Pinjaman Modal Usaha Mulai Rp10 Juta, Cicilan Ringan hingga 60 Bulan
249 Mahasiswa STIK Angkatan ke-83 Dikerahkan untuk Pengabdian Masyarakat di Aceh
Pemprov Sumut Gaspol Digitalisasi Transaksi Daerah, TP2DD Resmi Dibentuk
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Selasa 10 Februari 2026: Sebagian Besar Wilayah Berawan
Sinergitas TNI–Polri di Aceh Tengah: Gotong Royong Bersihkan Masjid dan Lapangan Olahraga untuk Kenyamanan Warga
Ketum TP PKK Pusat dan Ketua TP PKK Aceh Bersama-sama Salurkan Bantuan dan Trauma Healing bagi Korban Banjir di Gampong Pante Baroe Kumbang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru