Jumlah keluarga penerima bantuan pangan (PBP) meningkat drastis dibandingkan akhir 2025. Tahun ini, total PBP mencapai 1.756.846 keluarga, naik hampir dua kali lipat dibanding periode Oktober–November 2025 sebanyak 844.696 keluarga.
Pemimpin Bulog Kanwil Sumut, Budi Cahyanto, memastikan stok pangan dalam kondisi aman dan sistem distribusi telah siap.
"Begitu penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional ditetapkan, Bulog Sumut dapat langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat," kata Budi, Kamis (19/2/2026).
Dalam penyaluran rapel dua bulan, setiap PBP akan menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng, dengan total kebutuhan mencapai 35.136 ton beras dan 7.027.384 liter minyak goreng.
Strategi ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi yang kuat bagi warga saat harga pangan fluktuatif dan permintaan melonjak menjelang Ramadan.
Intervensi melalui bantuan pangan ini juga menjadi instrumen penting bagi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Provinsi maupun Kabupaten/Kota.
Dengan tersedianya stok di rumah tangga penerima, tekanan pasar tradisional diperkirakan dapat berkurang, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah lonjakan permintaan.*
(mi/dh)
Editor
: Dharma
Distribusi Banpang Februari-Maret 2026, 1,7 Juta Keluarga Sumut Dapat Bantuan Besar