BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

20 Kelompok Tani Siatas Barita Terima Pupuk Bersubsidi, Ongkos Angkut Gratis!

Raman Krisna - Sabtu, 21 Februari 2026 09:49 WIB
20 Kelompok Tani Siatas Barita Terima Pupuk Bersubsidi, Ongkos Angkut Gratis!
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Perseroda Pertanian melaksanakan pertemuan dengan 20 kelompok tani layanan PPTS/Kios UD YABES di Jalan Tarutung, Sangkaran, Jumat (20/2/2026). (Foto: Kabupaten Tapanuli Utara / FB)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI UTARAPemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Perseroda Pertanian melaksanakan pertemuan dengan 20 kelompok tani layanan PPTS/Kios UD YABES di Jalan Tarutung, Sangkaran, Jumat (20/2/2026).

Kegiatan ini bagian dari upaya sosialisasi, pengawasan, dan monitoring distribusi pupuk bersubsidi di empat desa Kecamatan Siatas Barita.

Direktur Perseroda Pertanian, Bangkit Silaban, SE., M.Si., menegaskan bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi telah ditetapkan, yakni Rp92.000 per sak untuk NPK Phonska, Rp90.000 per sak untuk Urea, dan Rp25.600 per sak untuk Petroganik, ditambah ongkos angkut ke lokasi masing-masing kelompok tani.

Baca Juga:

Petani yang mengambil pupuk langsung dari PPTS/Kios tidak dibebani biaya angkut tambahan.

"Ketersediaan stok pupuk bersubsidi hingga saat ini cukup. Pupuk Urea masih tersedia, sementara NPK Phonska sudah habis didistribusikan kepada kelompok tani yang membutuhkan," jelas Bangkit.

Dalam pertemuan, turut hadir Koordinator Penyuluh Lapangan (PLL) Kecamatan Tarutung dan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) desa dan kecamatan. Pertemuan menyimpulkan bahwa PPTS/Kios tidak menghadapi kendala dari sisi harga maupun stok.

Selain itu, dibahas juga pola tanam yang diterapkan kelompok tani, meliputi padi sawah dua kali panen per tahun, padi sawah MT1 dilanjutkan MT2 jagung, bawang, sayur, dan cabai, pisang barangan sekitar 1.000 pokok, padi gogo MT1 dilanjutkan MT2 jagung, serta komoditas kopi dan kemenyan.

Optimalisasi hasil panen hortikultura untuk SPPG juga menjadi perhatian utama, khususnya melalui perbaikan pola tanam dari MT1 ke MT2.

Koordinator PPL mengimbau agar anggota yang terdaftar di dua kelompok tani menghapus keanggotaannya di salah satu kelompok, agar alokasi pupuk bersubsidi lebih adil dan tepat sasaran.*

(dh)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemkab Tapanuli Utara Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman, Petani Tak Perlu Khawatir
Satgas Saber Pangan Bali Gelar Sidak, Harga Bapokting Tetap Sesuai HET
Prabowo Promosikan MBG dan Sovereign Wealth Fund Danantara di Depan Pebisnis Amerika
Satgas Pangan Polda Bali Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Menjelang Ramadhan
Rutin Pantau Pasar, Satgas Saber Pangan Bali Pastikan Ketersediaan dan Harga Bapoting Stabil
Wakil Bupati Simalungun Hadiri Peresmian SPPG 2 Polres, Program MBG Nasional Dukung Penurunan Stunting
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru