Malam Ke-4 Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar Ajak Umat Muslim Berhias dengan Akhlak Mulia
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
SIMALUNGUN – Memasuki hari kedua bulan suci Ramadhan, suasana di Kota Wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menjadi sangat ramai.
Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dishanpangkan) menggelar program Gerakan Pangan Murah yang berhasil menarik perhatian dan antusiasme masyarakat setempat.
Baca Juga:Kegiatan yang berlangsung di area Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat ini dipadati oleh warga yang berduyun-duyun datang untuk membeli berbagai bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.
Gerakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun, Pardomuan Sijabat, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok selama bulan Ramadan.
Dalam pasar murah ini, berbagai komoditas disediakan dengan harga bersubsidi, antara lain beras SPHP seharga Rp 58.000 per kilogram, gula pasir Rp 17.500 per kilogram, tepung roti Rp 9.000 per kilogram, minyak goreng Minyak Kita Rp 15.500 dan Minyak Fortune Rp 15.000 per liter, serta telur dengan harga Rp 50.000 per papan.
"Program ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat, terutama di bulan Ramadhan yang identik dengan konsumsi bahan pokok yang meningkat. Kami juga berkomitmen untuk terus memantau harga dan mengadakan kegiatan serupa di kecamatan lain," kata Pardomuan Sijabat, Jumat (20/2/2026).
Program Gerakan Pangan Murah ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Camat Girsang Sipangan Bolon, Viktor Sijabat, yang turut hadir di lokasi, mengapresiasi kegiatan ini.
Menurut Viktor, gerakan pangan murah merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang tengah dihadapkan pada kenaikan harga bahan pokok.
"Ini adalah langkah nyata pemerintah untuk membantu masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Simalungun yang telah menyelenggarakan program ini," ujar Viktor Sijabat.Warga setempat pun terlihat sangat antusias mengikuti program tersebut.
Antrean panjang terlihat di lokasi, di mana sebagian besar warga telah melakukan pemesanan sebelumnya untuk memastikan mereka bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah.
MEDAN Pada malam ke4 bulan suci Ramadhan, Ustad Marasonang Siregar memberikan tausyiah singkat kepada jamaah Mesjid Isti&039adah di J
AGAMA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggota Polri menjalani tes urine menyusul kasus eks Kapolres Bima AKB
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo meresmikan kantor baru Dinas Pemadam Kebak
PEMERINTAHAN
ACEH TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur menyalurkan bantuan logistik dari Kapolri kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas dalam survei popularitas menteri Kabinet Merah Putih versi Indeks
NASIONAL
JAKARTA Hasil survei nasional terbaru Indekstat menempatkan sektor ekonomi sebagai isu paling mendesak yang harus segera diselesaikan ol
EKONOMI
JAKARTA Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan PrabowoGibran yang pa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Survei terbaru lembaga Indekstat mengungkap ketidakpastian publik terhadap potensi kembalinya peran TNI dan Polri dalam politik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Survei terbaru yang dirilis lembaga Indekstat menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat keyakinan publik terhadap masa dep
NASIONAL
ACEH TENGAH Lubang tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Aceh, terus meluas hingga mencapai luas sekitar 27.000 meter persegi.
PERISTIWA