BREAKING NEWS
Minggu, 22 Februari 2026

Gerakan Pangan Murah di Parapat Simalungun Disambut Antusias, Warga Puas Harga Terjangkau di Bulan Ramadan

Azryn Marida - Sabtu, 21 Februari 2026 20:16 WIB
Gerakan Pangan Murah di Parapat Simalungun Disambut Antusias, Warga Puas Harga Terjangkau di Bulan Ramadan
Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah di Kota Wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Jum'at (20/2/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SIMALUNGUN – Memasuki hari kedua bulan suci Ramadhan, suasana di Kota Wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menjadi sangat ramai.

Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dishanpangkan) menggelar program Gerakan Pangan Murah yang berhasil menarik perhatian dan antusiasme masyarakat setempat.

Baca Juga:
Kegiatan yang berlangsung di area Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat ini dipadati oleh warga yang berduyun-duyun datang untuk membeli berbagai bahan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.

Gerakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun, Pardomuan Sijabat, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok selama bulan Ramadan.

Dalam pasar murah ini, berbagai komoditas disediakan dengan harga bersubsidi, antara lain beras SPHP seharga Rp 58.000 per kilogram, gula pasir Rp 17.500 per kilogram, tepung roti Rp 9.000 per kilogram, minyak goreng Minyak Kita Rp 15.500 dan Minyak Fortune Rp 15.000 per liter, serta telur dengan harga Rp 50.000 per papan.

"Program ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat, terutama di bulan Ramadhan yang identik dengan konsumsi bahan pokok yang meningkat. Kami juga berkomitmen untuk terus memantau harga dan mengadakan kegiatan serupa di kecamatan lain," kata Pardomuan Sijabat, Jumat (20/2/2026).

Program Gerakan Pangan Murah ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Camat Girsang Sipangan Bolon, Viktor Sijabat, yang turut hadir di lokasi, mengapresiasi kegiatan ini.

Menurut Viktor, gerakan pangan murah merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang tengah dihadapkan pada kenaikan harga bahan pokok.

"Ini adalah langkah nyata pemerintah untuk membantu masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Simalungun yang telah menyelenggarakan program ini," ujar Viktor Sijabat.Warga setempat pun terlihat sangat antusias mengikuti program tersebut.

Antrean panjang terlihat di lokasi, di mana sebagian besar warga telah melakukan pemesanan sebelumnya untuk memastikan mereka bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah.

Boru Sinaga, salah satu warga Nagori Sibaganding yang datang ke lokasi pasar murah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan ini.

Menurutnya, harga bahan pokok yang dijual jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar.

"Harga di sini lebih murah daripada di pasar. Saya sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini, apalagi saat Ramadhan seperti ini, kebutuhan bahan pokok meningkat. Semoga kegiatan seperti ini sering dilakukan," ujar Boru, ditemani oleh sejumlah warga lainnya yang turut merasa puas dengan program yang diadakan Pemkab Simalungun.

Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya diadakan di Parapat. Pemerintah Kabupaten Simalungun berencana untuk mengadakan program serupa di kecamatan lainnya untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

Baca Juga:

Tujuan utamanya adalah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, meningkatkan daya beli masyarakat, serta meringankan beban keluarga, khususnya selama bulan Ramadhan.

Kegiatan ini akan berlangsung hingga sore hari dan diharapkan dapat memberi manfaat lebih bagi masyarakat dalam menghadapi bulan suci dengan harga bahan pokok yang terjangkau.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gawat! Dua Bulan Usai Hasil Seleksi Diumumkan, Wali Kota Padangsidimpuan Tak Juga Lantik Sekda Definitif: Ada Apa?
Surya Paloh Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen Jadi 7 Persen, Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?
Survei Indekstat: 82,6% Publik Yakin Indonesia Akan Lebih Baik di Bawah Kepemimpinan Prabowo-Gibran
Hati-Hati! Akun WhatsApp Palsu Mengatasnamakan Sekdakab Tapteng Beredar, Berusaha Menipu Warga
Bupati Padang Lawas Lakukan Rotasi Jabatan Pimpinan OPD, Target Peningkatan Kinerja Birokrasi
Natalius Pigai: Upaya Menghapus Program Pemerintahan Presiden Prabowo Adalah Penolakan terhadap HAM
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru