BREAKING NEWS
Rabu, 04 Maret 2026

BTN Gelar Economic Outlook & Chinese New Year 2026, Dorong Nasabah Investasi dengan Tujuan Jangka Panjang

Zulkarnain - Rabu, 04 Maret 2026 17:28 WIB
BTN Gelar Economic Outlook & Chinese New Year 2026, Dorong Nasabah Investasi dengan Tujuan Jangka Panjang
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menghadirkan forum eksklusif bagi nasabah BTN Prioritas dan BTN Private melalui rangkaian Economic Outlook & Chinese New Year 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menghadirkan forum eksklusif bagi nasabah BTN Prioritas dan BTN Private melalui rangkaian Economic Outlook & Chinese New Year 2026 bertema "The Fire Horse Economy: Investing with Purpose, Building Legacy".

Acara digelar di tujuh kota besar: Jakarta, Surabaya, Pontianak, Pekanbaru, Semarang, Makassar, dan Medan.

Di Jakarta, Wakil Direktur Utama BTN, Oni Febriarto Rahardjo, menegaskan bahwa transformasi BTN ditopang kinerja keuangan yang solid.

Baca Juga:

Sepanjang 2025, BTN membukukan laba bersih konsolidasian Rp3,5 triliun, tumbuh 16,4% YoY.

Total aset mencapai Rp527,8 triliun, naik 12,4%, didukung pertumbuhan kredit 11,9% menjadi Rp400,6 triliun.

"Kami ingin menghadirkan produk dan layanan yang setara dengan bank lain, dengan kualitas terbaik. Tahun ini, target laba BTN menembus Rp4 triliun," kata Oni di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Senin (23/2).

Dalam forum tersebut, BTN menekankan prinsip investment with purpose. Oni menyatakan, pengelolaan kekayaan bukan sekadar menempatkan dana, tetapi juga menyangkut visi jangka panjang dan keberlanjutan lintas generasi.

Nasabah BTN mendapatkan solusi investasi komprehensif, pendampingan personal, serta layanan eksklusif yang mengutamakan kehati-hatian dan profesionalisme.

Di Surabaya, Oni menegaskan komitmen BTN untuk memperluas perannya, tidak hanya menyasar high net worth individual, tetapi juga mendukung UMKM naik kelas melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit modal kerja.

Pendekatan ini memungkinkan pelaku usaha potensial menjadi nasabah Prospera, Prioritas, bahkan Private Banking.

Direktur Network & Retail Funding BTN, Rully Setiawan, menjelaskan, penguatan layanan wealth management menjadi bagian strategi transformasi BTN menuju beyond mortgage.

Segmentasi layanan terbagi menjadi:
- Prospera: saldo mulai Rp300 juta
- Prioritas: saldo minimal Rp500 juta
- Private Banking: dana di atas Rp15 miliar

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Ikuti KATALIS P2DD 2026, Perkuat Transformasi Digital Keuangan Daerah
SBY Ingatkan Risiko APBN Terguncang Akibat Perang AS–Israel vs Iran, Yakin Prabowo Siapkan Antisipasi
OJK Tetapkan Dua Tersangka Kasus Saham Gorengan Mirae Asset, BEBS Melonjak 7.150 Persen
Koperasi Merah Putih Sukamaju Hentikan Operasional, Pemko Binjai Diminta Ambil Langkah Strategis
DPMPTSP Sumut Perketat Pengawasan 177 Perusahaan untuk Tingkatkan Kepatuhan LKPM
Realisasi Investasi Sumut Tembus Rp58,5 Triliun, Pemprov Target Rp100 Triliun Hingga 2029
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru