BREAKING NEWS
Kamis, 19 Maret 2026

Pemerintah Akan Terapkan WFH Satu Hari Seminggu Setelah Lebaran: Hemat 1/5 Konsumsi BBM

Dharma - Kamis, 19 Maret 2026 19:18 WIB
Pemerintah Akan Terapkan WFH Satu Hari Seminggu Setelah Lebaran: Hemat 1/5 Konsumsi BBM
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah Indonesia berencana menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) satu hari dalam seminggu untuk mengatasi dampak krisis energi dan efisiensi anggaran akibat konflik Timur Tengah.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan menghemat anggaran negara.

Dalam keterangan yang disampaikan usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Airlangga menyebutkan bahwa kebijakan WFH ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, yang berkontribusi pada penghematan konsumsi BBM yang cukup signifikan

Baca Juga:

"Ada penghematan seperlima dari penggunaan bensin yang biasa kita keluarkan," kata Airlangga seusai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Kebijakan ini, menurut Airlangga, tidak hanya akan berlaku untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga diharapkan dapat diterapkan oleh sektor swasta dan pemerintah daerah (Pemda).

Rencana pelaksanaan WFH akan diberlakukan setelah Lebaran 2026, meskipun belum ada tanggal pasti kapan kebijakan ini akan mulai diterapkan.

"Teknisnya masih dalam pembahasan, namun diharapkan tidak hanya ASN, tetapi juga perusahaan swasta dan Pemda-Pemda bisa turut serta dalam kebijakan ini," tambahnya.

Kebijakan WFH ini, menurut Airlangga, diputuskan sebagai respons atas dampak dari krisis geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada harga minyak dunia.

Pemerintah Indonesia berupaya memitigasi dampak krisis tersebut dengan berbagai langkah efisiensi.

Presiden Prabowo sebelumnya juga mengungkapkan bahwa kebijakan WFH ini terinspirasi dari langkah yang diambil oleh negara-negara lain seperti Pakistan, yang telah mengurangi jam kerja dan menerapkan kebijakan WFH sebagai respons terhadap krisis energi.

Di Pakistan, sektor publik dan swasta diwajibkan untuk bekerja dari rumah selama 50% waktu kerja.

Meskipun kebijakan WFH akan diterapkan setelah Lebaran, Airlangga menyebutkan bahwa perencanaan lebih lanjut akan dilakukan dengan mempertimbangkan situasi yang terus berkembang, khususnya terkait harga minyak dan dinamika politik global.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jelang Lebaran, Polri Ingatkan Masyarakat: Hindari Petasan, Ada Gangguan? Hubungi 110
Ingat! KPK Tegaskan ASN Dilarang Terima Gratifikasi Jelang Hari Raya
Presiden Prabowo Panggil Rosan Roeslani, Airlangga Hartarto, dan Purbaya ke Istana: Bahas Apa?
Prabowo dan Megawati Bahas Isu Strategis dan Geopolitik di Istana Merdeka, PDIP: Ibu Miliki Pengalaman Luas Sebagai Presiden ke-5
Terharu Lihat Perjuangan Warga Aceh, Kak Na Bagikan Daging Meugang kepada Warga Kurang Mampu Jelang Lebaran
Sidang Isbat Ramadan 2026: Sejarah dan Mekanisme Penetapan 1 Syawal Menjadi Kunci Persatuan Umat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru