BREAKING NEWS
Selasa, 14 April 2026

Purbaya Paparkan Kekuatan Ekonomi Indonesia kepada Investor Global di AS

Adelia Syafitri - Selasa, 14 April 2026 10:54 WIB
Purbaya Paparkan Kekuatan Ekonomi Indonesia kepada Investor Global di AS
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: metrotvnews)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan sejumlah investor global di Amerika Serikat (AS) untuk memperkuat kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia.

Dalam pertemuan itu, pemerintah menegaskan kondisi fundamental ekonomi nasional tetap kuat.


Pertemuan dilakukan di Peninsula Hotel New York serta di sejumlah lokasi di New York dan Washington DC. Dalam forum tersebut, Purbaya memaparkan kondisi ekonomi makro serta arah kebijakan fiskal Indonesia ke depan.

Baca Juga:

"Pada dasarnya kita jelaskan kondisi ekonomi dan strategi fiskal kita ke depan, jadi mereka yakin bahwa kebijakan fiskal kita sudah pada arah yang benar," ujar Purbaya, Senin (13/4/2026) waktu setempat.

Menurut Purbaya, investor global sejatinya memiliki kepercayaan tinggi terhadap fondasi ekonomi Indonesia. Namun, mereka membutuhkan klarifikasi atas isu yang menyebut kondisi fiskal Indonesia tengah bermasalah.

"Jadi mereka nggak ragu, cuma mereka dengar ada noise bahwa fiskal kita bermasalah, mereka memastikan bahwa itu tidak benar," jelasnya.

Ia menambahkan, penjelasan berbasis data dan teori ekonomi dapat diterima dengan baik oleh para investor, yang sebagian besar merupakan pengelola dana besar dunia.

Sejumlah manajer investasi global yang hadir di antaranya BlackRock, HSBC Global Asset Management, Lazard Asset Management, Lord Abbett, dan TD Asset Management.

Dalam diskusi tersebut, investor juga memberikan masukan agar pemerintah meningkatkan efektivitas komunikasi kebijakan. Bahkan, beberapa investor menilai lembaga pemeringkat internasional terlalu cepat memberikan sentimen negatif tanpa didukung data lengkap.

Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menjadi bukti nyata yang mampu meningkatkan kepercayaan investor. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,5 persen pada triwulan I 2026.

"Kalau Indonesia bisa tumbuh 5,5 persen di triwulan I dan tetap kuat di triwulan II, ini akan membuat mereka lebih yakin untuk memperbesar investasinya," ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah akan terus menjaga konsistensi kebijakan fiskal sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.*

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Retno Marsudi, Menyatakan Penyesalan atas Gagalnya Resolusi Gencatan Senjata di DK PBB Terkait Konflik Israel-Palestina
Arab Saudi Ingin Gencatan Senjata di Gaza Harus Jadi Prioritas Dunia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru