Heboh Biaya Hotel AFF U-19, PSSI dan Pemkot Medan Saling Berbeda Pernyataan
MEDAN Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menanggapi polemik terkait biaya akomodasi peserta Piala AFF U19 2026 yang digelar
OLAHRAGA
JAKARTA – INDONESIA mencatat capaian baru di sektor pertanian dengan mengekspor beras premium ke Arab Saudi senilai Rp38 miliar. Di saat yang sama, pemerintah juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 10.000 ton beras untuk Palestina.
Indonesia menunjukkan penguatan sektor pertanian nasional melalui ekspor perdana beras premium sebanyak 2.280 ton ke Arab Saudi. Nilai ekspor tersebut mencapai Rp38 miliar dan menjadi langkah awal penetrasi pasar beras Indonesia di kawasan Timur Tengah.
Ekspor ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 215 ribu jemaah haji Indonesia. Ke depan, potensi pasar diperkirakan terus berkembang, mencakup jemaah umrah serta warga negara Indonesia yang tinggal di Arab Saudi dengan jumlah mencapai sekitar 2 juta orang per tahun.Baca Juga:
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan capaian tersebut menjadi bukti meningkatnya produksi dan ketersediaan beras nasional.
"Ini adalah ekspor perdana ke Saudi Arabia. Ini momentum yang baik karena produksi kita meningkat. Ini yang kita ekspor. Kita juga sudah menjajaki beberapa negara seperti Saudi Arabia, Papua Nugini, Malaysia, dan Filipina," ujar Amran, Sabtu (18/4/2026).
Selain ekspor, pemerintah juga menunjukkan komitmen kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan beras ke Palestina sebanyak 10.000 ton. Bantuan ini merupakan arahan langsung Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat Palestina.
"Atas arahan Bapak Presiden, kami diminta untuk memberikan bantuan 10.000 ton beras kepada saudara kita di Palestina," kata Amran.
Dari sisi produksi, kinerja sektor pertanian nasional menunjukkan tren positif. Produksi beras pada 2025 meningkat sebesar 4,07 juta ton atau 13,29 persen, didorong oleh peningkatan luas panen serta berbagai kebijakan penguatan sektor pertanian.
Cadangan Beras Pemerintah (CBP) hingga April 2026 tercatat mencapai sekitar 4,7 juta ton dan diproyeksikan menuju 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Kondisi ini menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di dalam negeri.
Pemerintah juga memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga dengan ketersediaan beras yang mencukupi hingga 11 bulan ke depan, termasuk dukungan dari stok di masyarakat dan sektor HoReCa.
"Dengan swasembada pangan, kita aman. Kita tidak boleh lagi bergantung pada sumber dari luar negeri, terutama dalam situasi krisis global," tegas Amran.
Selain itu, kesejahteraan petani juga menunjukkan peningkatan, tercermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) yang mencapai 125,35—tertinggi dalam lebih dari tiga dekade. Sektor pertanian pun mencatat pertumbuhan sebesar 5,74 persen, tertinggi dalam 25 tahun terakhir.
Dengan produksi yang melampaui kebutuhan domestik, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk memperluas ekspor sekaligus memperkuat peran dalam misi kemanusiaan global.*
(oz/dh)
MEDAN Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menanggapi polemik terkait biaya akomodasi peserta Piala AFF U19 2026 yang digelar
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pengangkatan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan D
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memblokir sejumlah aset milik Bupati nonaktif Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam proses penyidik
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 3,6 mengguncang wilayah Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Selasa (2/6/2026)
PERISTIWA
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara (Sumut), Selasa (2/6/2026).
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi dipercaya menjadi tuan rumah Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke42 tahun 2026. Kegiatan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Istana Kepresidenan memastikan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak akan mengganggu pelaksanaan program Makan Ber
NASIONAL
JAKARTA Pimpinan DPR RI mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN),
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatanny
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dalam keputusan yang diumum
PEMERINTAHAN