BREAKING NEWS
Sabtu, 18 April 2026

Selat Hormuz Dibuka, Pemerintah dan Pertamina Upayakan Dua Kapal RI Segera Melintas

Nurul - Sabtu, 18 April 2026 11:54 WIB
Selat Hormuz Dibuka, Pemerintah dan Pertamina Upayakan Dua Kapal RI Segera Melintas
Kapal Pertamina Pride. (Foto: Dok. PIS)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – PEMERINTAH bersama PT Pertamina (Persero) terus mengupayakan dua kapal tanker milik Indonesia yang tertahan di Teluk Persia agar segera dapat melintasi Selat Hormuz yang kini telah dibuka kembali.

Pemerintah Indonesia bersama PT Pertamina (Persero) terus melakukan berbagai upaya agar dua kapal tanker milik Indonesia yang masih tertahan di kawasan Teluk Persia dapat segera melintasi Selat Hormuz.

Dua kapal tersebut yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro yang dioperasikan oleh PT Pertamina International Shipping (PIS). Kapal VLCC Pertamina Pride diketahui mengangkut minyak mentah (light crude oil) untuk kebutuhan energi dalam negeri, sementara Gamsunoro membawa kargo milik pihak ketiga.

Baca Juga:

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia mengatakan pemerintah terus melakukan koordinasi dan negosiasi dengan otoritas Iran guna memastikan kedua kapal tersebut dapat melintas dengan aman.

"Pemerintah terus melakukan upaya negosiasi agar kapal milik Indonesia bisa melintas. Sebelumnya juga sudah ada sinyal positif dari pemerintah Iran," ujar Anggia dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).

Ia menambahkan, pemerintah berharap aktivitas pelayaran di kawasan tersebut dapat kembali normal secara bertahap, seiring dengan meredanya ketegangan geopolitik.

Selain itu, pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi global guna menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan distribusi energi ke dalam negeri tetap berjalan lancar," jelasnya.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menegaskan bahwa pihaknya terus memonitor perkembangan situasi di Selat Hormuz yang masih bersifat dinamis.

Menurutnya, keselamatan awak kapal dan keamanan pelayaran menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang diambil.

"Untuk dua kapal Pertamina, kami terus berkoordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait. Keamanan dan keselamatan awak serta kapal menjadi prioritas kami," ujarnya.

Meski Selat Hormuz telah dibuka kembali oleh Iran, proses pelayaran kapal-kapal internasional masih membutuhkan koordinasi lebih lanjut dengan otoritas setempat, termasuk terkait jalur pelayaran dan prosedur keselamatan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Iran Klaim Buka Selat Hormuz, Ratusan Kapal Masih Tertahan Termasuk 2 Kapal Indonesia di Teluk Persia
2 Tanker Pertamina Tertahan, Pemerintah Jamin BBM Aman
Harga Emas Antam Turun Rp30 Ribu, Dijual Rp2,8 Juta per Gram
Genap Satu Tahun, Bale by BTN Tembus 3,6 Juta Pengguna dan Transaksi Rp101 Triliun, Perkuat Ekosistem Digital dan Pariwisata Nasional
Berbagi di Bulan Suci, Pelindo Regional 1 Belawan Bagikan 1.250 Paket Sembako, Takjil, dan Santunan Anak Yatim
RI Incar Minyak Brunei, Upaya Menjamin Ketersediaan Energi di Tengah Fluktuasi Pasar Global
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru