BREAKING NEWS
Sabtu, 18 April 2026

MAKI Desak Kejagung Bongkar Dugaan Suap Hery Susanto di Ombudsman, Soroti Jejak Pertemuan dengan Pengusaha Tambang

gusWedha - Sabtu, 18 April 2026 13:31 WIB
MAKI Desak Kejagung Bongkar Dugaan Suap Hery Susanto di Ombudsman, Soroti Jejak Pertemuan dengan Pengusaha Tambang
MAKI, Boyamin Saiman. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut tuntas dugaan suap yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto.

Desakan itu disampaikan menyusul penetapan Hery sebagai tersangka oleh Kejagung pada Kamis (16/4/2026). Boyamin mengaku prihatin atas kasus tersebut yang dinilainya menjadi pukulan bagi lembaga pengawas pelayanan publik.

"Sedih, sedih, sedih… ini tragedi bagi lembaga pengawas pelayanan publik," ujar Boyamin dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga:

Menurut Boyamin, kasus ini tidak lepas dari kelalaian Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2025–2026 serta DPR RI, khususnya Komisi II, dalam proses seleksi pimpinan Ombudsman.

Ia menilai rekam jejak Hery Susanto semestinya sudah menjadi pertimbangan penting sebelum yang bersangkutan diloloskan sebagai Ketua Ombudsman.

"Permohonan rekomendasi atas kasus yang jelas maladministrasi justru tidak ditindaklanjuti. Ada dugaan karena tidak adanya uang pelicin atau gratifikasi," ungkapnya.

Boyamin mengaku telah menerima berbagai informasi dari internal Ombudsman terkait dugaan buruknya penanganan laporan masyarakat selama Hery menjabat sebagai komisioner.

Ia juga menyebut, seorang anggota Ombudsman yang telah menjabat dua periode sebelumnya telah memberikan masukan kepada Pansel dan DPR agar Hery tidak diloloskan. Namun, masukan tersebut tidak diindahkan.

"Bahkan saya sendiri sudah menyampaikan catatan kepada Pansel pada Oktober 2025, tapi diabaikan. Ini menunjukkan adanya kelalaian serius," tegasnya.

Lebih lanjut, Boyamin meminta Kejagung untuk mengembangkan penyidikan, khususnya terkait dugaan suap atau gratifikasi dalam penerbitan rekomendasi, terutama di sektor pertambangan.

"Kami minta Kejagung mendalami semua rekomendasi terkait tambang, karena yang bersangkutan banyak menangani isu tersebut," ujarnya.

Tak hanya itu, MAKI juga mendorong penelusuran dugaan pertemuan antara Hery dengan sejumlah pengusaha tambang di hotel dan restoran di Jakarta.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Tetapkan Dua Tersangka OTT di Kominfo Tebingtinggi, Satu Diantaranya Punya Hubungan Keluarga dengan Wali Kota
KPK Sita “Surat Sakti” Pengunduran Diri Kepala OPD Tulungagung, Diduga Jadi Alat Tekan Bupati
Kadis Kominfo Tebing Tinggi Bantah Keras Isu OTT Polda Sumut
Ombudsman RI Minta Maaf Usai Ketuanya Jadi Tersangka Suap Nikel Rp1,5 Miliar, Janji Kooperatif
Terungkap! Hery Susanto Keluarkan Surat Koreksi Kemenhut, Diduga Terkait Suap Rp 1,5 Miliar
Breaking News: Kadis Kominfo Tebingtinggi Terjaring OTT Polda Sumut Bersama Sejumlah Pejabat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru