BREAKING NEWS
Kamis, 06 Agustus 2026

Prabowo Terima Telepon PM Australia Albanese, RI Mulai Ekspor 250 Ribu Ton Urea ke Negeri Kanguru

Dharma - Selasa, 21 April 2026 21:19 WIB
Prabowo Terima Telepon PM Australia Albanese, RI Mulai Ekspor 250 Ribu Ton Urea ke Negeri Kanguru
Presiden Prabowo Subianto menerima sambungan telepon dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Selasa (21/4/2026) sore. (Foto: Tangkapan Layar @sekretariat.kabinet / IG)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima sambungan telepon dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Selasa (21/4/2026) sore. Dalam percakapan tersebut, PM Albanese menyampaikan apresiasi atas langkah Indonesia yang mulai mengekspor pupuk urea ke Australia sebanyak 250 ribu ton pada tahap awal.

"PM Albanese menyampaikan apresiasi atas persetujuan Bapak Presiden terkait ekspor pupuk urea Indonesia ke Australia sebesar 250.000 ton pada tahap pertama," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis.

Selain Australia, pemerintah Indonesia juga membuka peluang ekspor pupuk ke sejumlah negara lain seperti India, Filipina, Thailand, dan Brasil. Total komitmen ekspor pupuk urea disebut mencapai sekitar 1 juta ton.

Baca Juga:

Seskab Teddy menjelaskan, kebijakan ekspor ini dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan kebutuhan dalam negeri. Hal ini dimungkinkan karena kapasitas produksi nasional dinilai masih lebih tinggi dibandingkan kebutuhan domestik.

"Sesuai data Menteri Pertanian, total produksi urea nasional sebesar 7,8 juta ton dan kebutuhan dalam negeri sekitar 6,3 juta ton," jelasnya.

Pemerintah menegaskan, langkah ekspor tersebut tidak akan mengganggu pasokan pupuk bagi petani di dalam negeri. Sebaliknya, kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia di pasar global serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

"Langkah ini diharapkan tetap menjaga ketahanan pasokan domestik sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia di pasar global," tutup Teddy.*

(oz/dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Imigrasi Bongkar Jaringan Penyelundupan Manusia ke Australia, 3 WN Pakistan Jadi Tersangka
Australia hingga Brasil Berebut Impor Pupuk RI, Pemerintah Utamakan Kebutuhan Petani Dalam Negeri
Comeback Gila! Indonesia Tekuk Australia 3-2 di Detik Akhir
Bobby Nasution Sambut Kadet dari 14 Negara di Medan, Singgung Dampak ke Stabilitas Global
Lautan Debu dan Langit Merah: Mencekamnya Siklon Narelle di Australia
Rp 28 Miliar Uang Jemaat Gereja Raib, Eks Pejabat BNI Sumut Kabur ke Australia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru