BREAKING NEWS
Kamis, 06 Agustus 2026

Satgas PRR Dorong Percepatan Huntap Aceh Tamiang, 4.159 KK Terdampak Bencana Segera Dipulihkan

Raman Krisna - Kamis, 06 Agustus 2026 19:08 WIB
Satgas PRR Dorong Percepatan Huntap Aceh Tamiang, 4.159 KK Terdampak Bencana Segera Dipulihkan
TIm Monev khusus Satgas PRR meninjau huntap di Aceh Tamiang. (foto: dok. Satgas PRR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH TAMIANG – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mendorong percepatan penyediaan fasilitas umum dan utilitas pendukung di kawasan hunian tetap (huntap) Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Langkah tersebut dilakukan agar rumah hunian yang telah selesai dibangun dapat segera ditempati oleh masyarakat yang terdampak bencana.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) khusus Satgas PRR pada Rabu (5/8/2026), kebutuhan lahan untuk pembangunan huntap di Aceh Tamiang telah terpenuhi sepenuhnya.

Baca Juga:

Sebanyak 25 lokasi dengan luas total 129,8 hektare telah tersedia dan diproyeksikan menjadi kawasan hunian bagi sekitar 4.159 kepala keluarga (KK).

Pemenuhan lahan tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat proses pemulihan sektor perumahan.

Dengan tidak adanya lagi kendala lahan, pemerintah dapat lebih fokus menyelesaikan pembangunan rumah serta fasilitas dasar yang dibutuhkan masyarakat.


Salah satu kawasan yang menjadi perhatian Satgas PRR adalah Huntap Buddha Tzu Chi.

Dari total 490 unit rumah yang direncanakan, sebanyak 108 unit telah selesai dibangun dan diserahterimakan.

Namun, rumah tersebut belum dapat ditempati masyarakat karena fasilitas umum dan utilitas pendukung yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang masih dalam proses penyelesaian.

Sementara itu, pembangunan 250 unit hunian tetap yang dilakukan oleh Polri telah selesai seluruhnya.

"Ketersediaan lahan Huntap telah terpenuhi sehingga tidak lagi menjadi kendala dalam pembangunan. Namun, pemanfaatan Huntap Buddha Tzu Chi belum optimal karena fasilitas umum belum selesai dibangun," kata Wakil Kepala Posko Nasional Satgas PRR, Marsma TNI Ridha Hermawan yang memimpin Tim Monev Khusus di Aceh Tamiang.

Menurut Ridha, pembangunan rumah tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan fasilitas umum, fasilitas sosial, serta utilitas dasar seperti akses layanan dan kebutuhan masyarakat lainnya.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Bocah 6 Tahun di Tapsel, Diduga Masih Kerabat Korban
Ini Alasan Hakim PN Jaksel Tolak Permohonan Praperadilan Ganti Rugi Roy Suryo
Wapres Gibran Tinjau Infrastruktur Pascabencana di Bireuen, Kapolda Aceh Pastikan Pengamanan Berjalan Lancar
Pemerintah Aceh Angkat 228 CPNS Menjadi PNS, Gubernur Minta ASN Utamakan Pelayanan Publik
Pemerintah Fokuskan MBG untuk Wilayah 3T dan Kelompok Paling Membutuhkan
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Mengemuka, Ganjar Buka Suara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru