Presiden Prabowo Subianto menerima laporan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, dalam pertemuan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 22 April 2026. (foto: Dok. Seskab)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Selain itu, investasi yang masuk juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
"Penyerapan tenaga kerja Indonesia mencapai 706.569 orang atau tumbuh 18,93 persen year on year," ujar Rosan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 22 April 2026.
Ia menjelaskan, komposisi investasi dalam negeri dan asing relatif seimbang.
Penanaman modal dalam negeri tercatat 49,89 persen, hampir setara dengan penanaman modal asing yang mencapai Rp249,94 triliun.
Dari sisi persebaran wilayah, investasi di luar Pulau Jawa sedikit lebih dominan dengan porsi 50,37 persen, sementara di Pulau Jawa sebesar 49,63 persen atau setara Rp247,53 triliun.
Rosan juga mengungkap lima negara utama asal investasi, yakni Singapura dengan nilai sekitar USD4,6 miliar, Hong Kong USD2,7 miliar, Tiongkok USD2,2 miliar, Amerika Serikat USD1,7 miliar, dan Jepang USD1 miliar.
Adapun sektor yang paling banyak menyerap investasi meliputi industri logam dasar dan barang logam, jasa lainnya, pertambangan, perumahan dan kawasan industri, serta sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi.
Rosan menyebut tren investasi nasional menunjukkan peningkatan signifikan dalam satu dekade terakhir.
Ia menilai target ke depan masih dapat dicapai meski lebih tinggi dibanding periode sebelumnya.