BREAKING NEWS
Selasa, 16 Juni 2026

Prabowo Dorong Kredit Murah 5 Persen, Airlangga: Skema Sudah Masuk Tahap Finalisasi

- Selasa, 05 Mei 2026 20:42 WIB
Prabowo Dorong Kredit Murah 5 Persen, Airlangga: Skema Sudah Masuk Tahap Finalisasi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) menyampaikan keterangan kepada pers terkait pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Foto: ANTARA/Aria Ananda)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar skema kredit untuk rakyat dengan bunga rendah maksimal 5 persen per tahun segera direalisasikan melalui bank-bank milik negara atau Himbara. Kebijakan ini disebut sebagai langkah untuk memperkuat ekonomi rakyat kecil yang selama ini terbebani bunga pinjaman tinggi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa skema tersebut sudah mulai dipersiapkan bersama sejumlah lembaga terkait, termasuk Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, serta Kementerian Investasi.

"Memang arahan Bapak Presiden untuk diberikan 5 persen. Dan ini sudah dibahas dan dipersiapkan bersama Menteri Keuangan, Gubernur BI, OJK, dan Menteri Investasi," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga:

Airlangga menyebut, hasil pembahasan tersebut akan segera dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo untuk mendapatkan keputusan final sebelum implementasi kebijakan dijalankan.

Sebelumnya, Prabowo menyoroti tingginya beban bunga pinjaman yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat kecil seperti buruh, petani, dan nelayan. Dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional, Jakarta, ia menegaskan perlunya perubahan sistem pembiayaan yang lebih adil.

"Saya sudah perintahkan bank-bank milik Indonesia, kita akan kucurkan kredit untuk rakyat maksimal 5 persen satu tahun," kata Prabowo.

Pemerintah berharap skema kredit murah ini dapat menjadi solusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman berbunga tinggi.*

(oz/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sembako Subsidi di Batu Bara Langka dan Melonjak, Mahasiswa Soroti Dugaan “Mafia Distribusi”
Gus Ipul Buka Suara soal Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Rp27 Miliar, Rp700 Ribu per Pasang
KPK Dalami Potensi Korupsi di Program Sekolah Rakyat Lewat Kajian Pencegahan
Butuh Modal Usaha? KUR BRI 2026 Tawarkan Pinjaman hingga Rp50 Juta, Cicilan Mulai Rp216 Ribu per Bulan
Hardiknas 2026, Pakar Nilai Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Penting untuk Pemerataan Pendidikan
Prabowo Sindir Pejabat Pintar tapi Korupsi: Semakin Tinggi Pangkat, Banyak yang Jadi Maling
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru