BREAKING NEWS
Sabtu, 26 September 2026

Purbaya Yakin Rupiah Bisa Tembus Rp15.000 per Dolar AS, Pelaku Valas Diminta Bersiap

Adelia Syafitri - Jumat, 22 Mei 2026 15:46 WIB
Purbaya Yakin Rupiah Bisa Tembus Rp15.000 per Dolar AS, Pelaku Valas Diminta Bersiap
Uang dolar AS dan rupiah ditunjukkan oleh pegawai bank. (Foto: bloombergtechnoz)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis nilai tukar rupiah dapat kembali menguat hingga mendekati level Rp15.000 per dolar Amerika Serikat (AS) seiring mulai masuknya aliran modal asing ke pasar obligasi Indonesia.

Bahkan, Purbaya meminta pelaku pasar valuta asing segera melepas kepemilikan dolar AS karena tren penguatan rupiah diyakini masih akan berlanjut.

"Kalau saya bilang pemain valas cepat-cepat jual lah. Kita akan dorong rupiah ke arah Rp15.000," ujar Purbaya dalam acara Jogja Financial Festival (JFF) 2026, Jumat (22/5/2026).

Baca Juga:

Menurutnya, pemerintah saat ini aktif menjaga stabilitas pasar keuangan melalui intervensi di pasar obligasi agar kenaikan yield surat utang negara tidak terlalu tinggi.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga investor asing tetap bertahan di pasar domestik dan tidak mengalami tekanan kerugian akibat gejolak pasar obligasi.

"Saya masuk ke pasar obligasi supaya yield-nya enggak naik terlalu tinggi. Artinya asing tidak terpaksa keluar dari Indonesia karena rugi," katanya.

Purbaya menyebut kebijakan itu mulai menunjukkan hasil positif. Dalam sepekan terakhir, yield obligasi pemerintah mulai menurun meski rupiah sempat mengalami tekanan.

Pemerintah juga disebut aktif membeli obligasi di pasar sekunder untuk menjaga stabilitas harga surat utang negara.

"Walaupun rupiah melemah, yield obligasi cenderung turun dalam satu minggu terakhir karena kita beli obligasi di pasar sekunder," ujarnya.

Ia menambahkan investor asing kini mulai kembali masuk ke pasar obligasi Indonesia, baik di pasar sekunder maupun pasar primer.

"Investor asing sudah masuk ke pasar sekunder kita, sudah masuk juga ke pasar primer. Jadi mungkin sekarang sudah hampir Rp2 triliun lebih masuk ke situ," kata Purbaya.

Menurutnya, investor asing berpotensi memperoleh keuntungan ganda apabila masuk ke pasar obligasi Indonesia saat ini, yakni dari kenaikan harga obligasi dan penguatan nilai tukar rupiah.*

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah Kembali Loyo, Nyaris Tembus Level Rp17.700 per Dolar AS
Rupiah Tiba-Tiba Menguat ke Rp17.653! Ada Apa dengan Pasar Hari Ini?
Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo di DPR, Ditutup di Rp17.653 per Dolar AS
Surya Paloh soal Rupiah Anjlok: Selain Optimisme, Apa Lagi yang Kita Punya?
Pimpinan DPR Yakin Rupiah Menguat Usai Paparan Ekonomi Prabowo di DPR
Pasar Panik? Rupiah Tembus Rp17.742! Dolar AS Makin Perkasa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru