Hotman Paris: Febrie Adriansyah Jalani 18 Pertanyaan, Pemeriksaan Masih Fokus Kasus Asabri
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan klienn
NASIONAL
MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat inflasi bulanan atau month to month (mtm) sebesar 0,89 persen pada Mei 2026. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,28 persen pada periode yang sama.
Kepala BPS Sumatera Utara Asim Saputra mengatakan kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi di Sumut dengan tingkat inflasi mencapai 1,87 persen dan memberikan andil sebesar 0,67 persen.
"Inflasi di Sumatera Utara secara month to month tercatat 0,89 persen pada Mei 2026. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi," ujar Asim, Selasa (2/6/2026).Baca Juga:
Meski inflasi bulanan Sumut lebih tinggi dibandingkan nasional, inflasi tahun kalender Sumut masih berada di bawah rata-rata nasional. Inflasi Sumut secara year to date (ytd) tercatat sebesar 0,67 persen, sedangkan nasional mencapai 1,35 persen.
Selain sektor pangan, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan juga mencatat inflasi cukup tinggi sebesar 1,74 persen.
BPS Sumut mencatat terdapat lima komoditas utama yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi pada Mei 2026. Komoditas tersebut yakni tomat sebesar 0,34 persen, cabai merah 0,31 persen, bawang merah 0,09 persen, cabai rawit 0,08 persen, serta laptop atau notebook sebesar 0,04 persen.
Asim menjelaskan lonjakan harga tomat terjadi cukup signifikan di sejumlah daerah. Di Kabupaten Labuhanbatu, inflasi komoditas tomat mencapai 60,76 persen. Sementara di Kabupaten Karo yang merupakan salah satu sentra produksi tomat nasional, inflasi tomat bahkan mencapai 82,06 persen.
Di sisi lain, sejumlah komoditas justru menahan laju inflasi. Daging ayam ras tercatat mengalami deflasi sebesar 0,16 persen, diikuti udang basah sebesar 0,05 persen, angkutan udara 0,04 persen, ikan gembung 0,04 persen, serta emas perhiasan sebesar 0,03 persen.
Berdasarkan wilayah, inflasi tertinggi di Sumatera Utara pada Mei 2026 terjadi di Kabupaten Deli Serdang sebesar 1,52 persen. Posisi berikutnya ditempati Kota Pematangsiantar dengan inflasi 1,29 persen dan Kabupaten Karo sebesar 1,27 persen.
BPS memperkirakan pergerakan harga komoditas pangan strategis masih akan menjadi faktor utama yang memengaruhi inflasi daerah dalam beberapa bulan ke depan, terutama pada komoditas hortikultura seperti tomat dan cabai yang rentan terhadap gangguan pasokan dan cuaca.*
(ds/dh)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan klienn
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum pengusaha Don Ritto menyatakan uang tunai dan emas seberat 74 kilogram yang disita penyidik dari rumah mantan Jaksa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah siap melakukan efisiensi anggaran, termasuk membuka peluang memangkas anggaran s
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak ingin dikenal sebagai bangsa yang hanya berpangku tangan. Menurutnya, Indon
NASIONAL
DELI SERDANG Kepolisian masih terus menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk pengangkut air mineral dengan d
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkap adanya kebijakan pada masa kepemimpinan sebelumnya yang meng
NASIONAL
MALANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu kekuatan ekonomi te
NASIONAL
NAGAN RAYA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengawal percepatan pembanguna
NASIONAL
ACEH TIMUR Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mematangkan persiapan pembangunan
NASIONAL
MEDAN Fraksifraksi DPRD Provinsi Sumaterafraksi DPRD Provinsi Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov)
PEMERINTAHAN