Bukan Sekadar Pangkat, Ini Pesan Prabowo untuk 1.177 Perwira Baru TNI-Polri
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan 1.177 Perwira Remaja TNI dan Polri bahwa pelantikan yang mereka jalani bukan sekadar sere
NASIONAL
JAKARTA - Pemerintah resmi menyepakati rencana kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita menyusul lonjakan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar domestik.
Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi yang melibatkan Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan Kementerian Pertanian pada Kamis (4/6/2026).
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, kenaikan HET MinyaKita menjadi langkah yang perlu dilakukan mengingat harga bahan baku minyak goreng terus mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.Baca Juga:
"Jadi hari ini kita menyepakati akan menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk MinyaKita," ujar Budi Santoso di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.
Meski telah menyepakati kenaikan harga, pemerintah hingga kini belum menetapkan angka HET terbaru. Saat ini HET MinyaKita masih berada di level Rp15.700 per liter.
Menurut Budi, penyesuaian harga dilakukan setelah pemerintah mencermati perkembangan harga CPO yang telah mencapai rata-rata Rp15.445 per kilogram.
"Memang harga CPO naik. Rata-rata harga CPO saat ini sudah mencapai Rp15.445 per kilogram," katanya.
Selain harga CPO, pemerintah juga mempertimbangkan fluktuasi harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang masih bergerak naik turun dalam beberapa pekan terakhir.
Karena itu, pemerintah memilih menunggu stabilisasi harga komoditas sawit sebelum menetapkan besaran kenaikan HET MinyaKita secara resmi.
Budi menjelaskan, dalam beberapa waktu terakhir harga CPO sempat turun ke kisaran Rp14.000 per kilogram. Namun tren harga kembali meningkat sehingga mempengaruhi biaya produksi minyak goreng.
"Kita akan melihat harga yang lebih stabil terlebih dahulu, baru ditetapkan berapa angka kenaikan HET MinyaKita," ujarnya.
Pemerintah memperkirakan keputusan mengenai besaran HET baru MinyaKita dapat diumumkan dalam satu hingga dua minggu ke depan setelah kondisi pasar dinilai lebih stabil.
MinyaKita sendiri merupakan merek minyak goreng rakyat yang disediakan pemerintah melalui skema Domestic Market Obligation (DMO) untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan minyak goreng bagi masyarakat.
Dengan adanya penyesuaian harga tersebut, pemerintah berharap pasokan MinyaKita tetap terjaga sekaligus memberikan kepastian bagi industri minyak goreng di tengah kenaikan harga bahan baku sawit.*
(tm/dh)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan 1.177 Perwira Remaja TNI dan Polri bahwa pelantikan yang mereka jalani bukan sekadar sere
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 1.177 perwira TNI dan Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Dalam kesempa
NASIONAL
DELI SERDANG Polisi mengungkap penyebab pecahnya kaca rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Sumatera Utara, Lom Lom Suwondo, yang sebel
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kabupaten Batu Bara sukses memukau ribuan pengunjung pada Malam Pesona Seni dan Budaya di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu (22/7/2026). Harga emas Antam yang dij
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu (22/7/2026) dengan penguatan signifikan. Hingga pukul 09.26 WIB, i
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memperkenalkan lima pejabat tinggi baru untuk memperkuat struktur organisasi di tengah proses pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang, mengungkap alasan memilih menjalani pengobatan penyakit jantun
KESEHATAN
MEDAN Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan sementara penyebab ledakan yang menghancurkan sebuah rum
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (22/7/2026). Pengunduran di
NASIONAL