BREAKING NEWS
Jumat, 05 Juni 2026

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Istana: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

Adelia Syafitri - Kamis, 04 Juni 2026 22:52 WIB
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Istana: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dilaporkan menembus level Rp18.000 per dolar AS. Pemerintah melalui Istana Kepresidenan memastikan kondisi tersebut masih dalam pengawasan ketat dan menyatakan fundamental ekonomi nasional tetap berada dalam kondisi kuat.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai otoritas ekonomi, termasuk Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

"Berkenaan dengan masalah rupiah, kami pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, kemudian Bank Indonesia, kemudian juga Otoritas Jasa Keuangan terus berkoordinasi secara intens untuk terus memonitor dan kemudian melakukan langkah-langkah," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga:

Prasetyo meminta masyarakat untuk tetap tenang dan optimistis terhadap kondisi perekonomian nasional. Menurutnya, sejumlah indikator utama masih menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia berada dalam jalur yang stabil.

Ia menjelaskan, fundamental ekonomi Indonesia tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang masih positif serta inflasi yang tetap terkendali di tengah tekanan global.

"Tapi yang pasti bisa kami sampaikan bahwa kita harus yakin bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita yang tergambar dari pertumbuhan ekonomi, kemudian dari inflasi yang masih terjaga," ujarnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan pemerintah meyakini ketahanan ekonomi nasional masih cukup kuat untuk menghadapi dinamika global yang terjadi saat ini. Pemerintah juga akan terus memperkuat koordinasi lintas lembaga untuk menjaga stabilitas pasar keuangan.

"Insya Allah sesungguhnya kita memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat," kata dia.*

(in/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Gandeng OJK, Program 3 Juta Rumah untuk MBR di Sumut Dipercepat
Program Tiga Juta Rumah Dikebut, Bobby Nasution Minta Dukungan OJK Sumut
Rupiah Tembus Rp17.900 per Dolar AS, BI Kencangkan Sinergi dan Jurus Stabilisasi
Maraknya Keluhan Penagihan, OJK Didorong Lebih Responsif dan Proaktif Melindungi Konsumen
Wali Kota Medan dan OJK Bahas Penguatan Pengawasan Keuangan Digital, Soroti Judol di Sumut Tembus Rp1,7 Triliun
OJK Akui Bursa Karbon RI Masih Mini, Kalah Jauh dari Eropa dan China
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru