BREAKING NEWS
Minggu, 07 Juni 2026

BULOG Sumut Genjot Beras SPHP dan Bantuan Pangan, Stok Aman Harga Tetap Stabil

Dodi Kurniawan - Minggu, 07 Juni 2026 10:44 WIB
BULOG Sumut Genjot Beras SPHP dan Bantuan Pangan, Stok Aman Harga Tetap Stabil
Pimpinan Wilayah BULOG Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah instrumen guna mengantisipasi dinamika harga beras yang terjadi di berbagai wilayah. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Perum BULOG Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat upaya stabilisasi pangan dengan mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Beras serta menggelontorkan beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai daerah. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga beras sekaligus memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat.

Pimpinan Wilayah BULOG Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah instrumen guna mengantisipasi dinamika harga beras yang terjadi di berbagai wilayah. Salah satu langkah utama yang saat ini dijalankan adalah percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar rakyat.

"Hingga awal Juni 2026, secara nasional stok beras yang dikelola BULOG mencapai sekitar 5,3 juta ton. Sementara untuk Sumatera Utara mencapai sekitar 58 ribu ton. Jumlah tersebut sangat memadai untuk mendukung program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras," ujar Budi, Sabtu (7/6/2026).

Baca Juga:

Menurutnya, hingga 6 Juni 2026 realisasi penyaluran bantuan pangan beras telah mencapai hampir 40 persen. Sebanyak hampir 700 ribu Penerima Bantuan Pangan (PBP) telah menerima bantuan dari total target 1,75 juta PBP yang tersebar di Sumatera Utara.

Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan tersebut dapat tersalurkan secara penuh hingga akhir Juni 2026.

Budi menjelaskan percepatan penyaluran bantuan pangan diyakini mampu memperkuat daya beli masyarakat sekaligus membantu menekan gejolak harga beras di tingkat konsumen.

Selain program bantuan pangan, BULOG juga terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP melalui berbagai saluran resmi, mulai dari pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), hingga jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

"Beras SPHP merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau. Karena itu, penyalurannya terus kami percepat dan perluas agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata," kata Budi.

Pemerintah menilai kombinasi antara program bantuan pangan dan distribusi beras SPHP menjadi langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan serta stabilitas harga beras dan kebutuhan pokok lainnya di pasar.

Dengan ketersediaan stok yang kuat serta jaringan distribusi yang terus diperluas, masyarakat diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan beras di Sumatera Utara.

BULOG juga memastikan seluruh Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang saat ini dikelola berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan nasional.

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena stok beras di Sumatera Utara dalam kondisi sangat mencukupi. BULOG bersama Badan Pangan Nasional dan seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi," tutupnya.*

(dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tertinggi dalam Sejarah Pengadaan Pangan Nasional! BULOG Serap 3 Juta Ton Gabah dan Beras Petani, Sumut Serap Hampir 15 Ribu Ton
Pastikan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Idul Adha Aman, Plh Wali Kota Tanjungbalai Monitoring Sidak Pasar Tradisional
Jelang Idul Adha, Ketua TP PKK Simalungun Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Lewat Pekarangan Rumah
BULOG Sumut Salurkan 66 Ton Jagung SPHP ke Peternak, Total Kuota 1.116 Ton
Tak Mau Disalahgunakan, Pemerintah Batasi Pembelian Beras SPHP
Gubernur Bobby Nasution Pantau Stabilisasi Harga Pangan di Medan, Pastikan Tidak Ada Lonjakan Menjelang Lebaran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru