Kasus Tata Kelola MBG Memanas, Pengamat Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
MEDAN Pengamat Kebijakan Publik dan Anggaran, Ratama Saragih, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menindaklanjuti aduan yang disam
NASIONAL
JAKARTA – Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengingatkan pemerintah dan masyarakat agar mewaspadai potensi krisis ekonomi yang bisa berdampak luas terhadap kondisi sosial dan politik nasional.
Hal tersebut disampaikan JK saat menjadi pembicara dalam seminar bertajuk ''Kebijakan Ekonomi dan Manajemen Krisis'' di Universitas Paramadina, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
JK menilai, sejarah Indonesia menunjukkan bahwa krisis ekonomi kerap berkaitan erat dengan instabilitas politik. Menurutnya, ketika daya beli masyarakat melemah dan harga kebutuhan naik, maka kepercayaan publik terhadap pemerintah bisa ikut tertekan.Baca Juga:
"Sejarah menunjukkan krisis ekonomi sering berujung pada krisis politik," ujar JK.
Ia menyoroti pentingnya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sebagai salah satu indikator utama kesehatan ekonomi. Menurutnya, pelemahan rupiah sering kali dipicu oleh menurunnya kepercayaan pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi nasional.
JK juga menekankan bahwa kondisi ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari ramainya pusat perbelanjaan di kota-kota besar, melainkan dari daya beli masyarakat di sektor riil serta pergerakan investasi.
"Jangan hanya lihat mal ramai, tapi lihat daya beli dan kepercayaan investor," katanya.
Selain itu, JK mengingatkan bahwa melemahnya pasar modal bisa menjadi sinyal turunnya kepercayaan investor. Jika hal ini terjadi, maka investor cenderung menarik dana sehingga berdampak pada berbagai sektor ekonomi, termasuk perbankan dan pertambangan.
Menurutnya, tekanan ekonomi juga dapat berdampak pada kondisi sosial, seperti meningkatnya pengangguran dan potensi gangguan keamanan di masyarakat.
"Ekonomi dan sosial itu sangat berkaitan. Kalau ekonomi tertekan, dampaknya bisa ke sosial," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, JK juga mendorong perguruan tinggi untuk berperan aktif dalam memberikan gagasan dan solusi atas tantangan ekonomi nasional.
Di sisi lain, ia menilai pemerintah perlu melakukan efisiensi anggaran dengan memangkas belanja yang tidak produktif demi menjaga kesehatan fiskal negara.
MEDAN Pengamat Kebijakan Publik dan Anggaran, Ratama Saragih, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menindaklanjuti aduan yang disam
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan sejumlah program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), peningkatan layan
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (11/6/2026)
NASIONAL
JAKARTA Wacana gerakan Reformasi Jilid II kian ramai dibicarakan di ruang publik dan media sosial. Di tengah menguatnya isu tersebut,
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkap adanya pembengkakan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,5 triliun untuk tahu
EKONOMI
JAKARTA Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp6,27 triliun untuk tahun anggaran 2027. Dana itu dir
PEMERINTAHAN
JAKARTA Konsep anggaran pertahanan di Indonesia dinilai perlu berubah dari sekadar biaya keamanan menjadi motor penggerak ekonomi nasion
EKONOMI
JAKARTA Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengingatkan pemerintah dan masyarakat agar mewaspadai potensi krisis ekonomi yang bis
EKONOMI