BREAKING NEWS
Selasa, 30 Juni 2026

UMKM Butuh Tambahan Modal? KUR BNI 2026 Tawarkan Bunga Rendah, Simak Syarat dan Cara Pengajuannya!

Adelia Syafitri - Selasa, 30 Juni 2026 08:38 WIB
UMKM Butuh Tambahan Modal? KUR BNI 2026 Tawarkan Bunga Rendah, Simak Syarat dan Cara Pengajuannya!
BNI. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 kembali menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal usaha maupun investasi produktif.

Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian pelaku UMKM, program KUR diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan dengan bunga yang relatif rendah sehingga pelaku usaha dapat mengembangkan bisnisnya.

KUR BNI merupakan bagian dari program pemerintah yang bekerja sama dengan perbankan untuk mendukung pertumbuhan sektor UMKM.

Baca Juga:

Melalui program ini, pelaku usaha dapat memperoleh pembiayaan dengan bunga efektif sekitar 6 persen per tahun atau sekitar 0,5 persen per bulan.

Selain menawarkan bunga yang ringan, KUR BNI juga menyediakan pilihan tenor yang fleksibel, mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan.

Semakin panjang jangka waktu pinjaman, semakin kecil pula cicilan yang harus dibayar setiap bulan.

Syarat Pengajuan KUR BNI 2026

Berdasarkan informasi dari BNI, calon debitur harus memenuhi beberapa persyaratan berikut:

- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Memiliki usaha yang telah berjalan minimal enam bulan.
- Melampirkan fotokopi e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).
- Fotokopi buku nikah bagi yang telah menikah.
- Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha dari pejabat yang berwenang.
- Melampirkan NPWP untuk pengajuan kredit di atas Rp50 juta.
- Menyerahkan dokumen agunan apabila mengajukan pinjaman di atas Rp100 juta.
- Tidak sedang menerima kredit produktif atau kredit program lain di luar KUR. Namun, debitur yang masih memiliki Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), atau kartu kredit dengan status pembayaran lancar tetap dapat mengajukan KUR.


Cara Mengajukan KUR BNI 2026

Pengajuan KUR BNI dapat dilakukan secara daring maupun langsung di kantor cabang.

Pengajuan secara online:

- Mengakses situs resmi eform BNI.
- Membaca dan menyetujui syarat serta ketentuan.
- Mengisi data diri dan data usaha.
- Menunggu proses verifikasi dari pihak BNI.
- Petugas BNI akan melakukan survei ke lokasi usaha dan wawancara.

Pengajuan secara langsung di kantor cabang:

- Datang ke kantor cabang BNI dengan membawa seluruh dokumen persyaratan.
- Mengambil nomor antrean dan mengisi formulir pengajuan.
- Menyerahkan dokumen agunan apabila diperlukan.
- Mengikuti proses survei dan wawancara dari petugas bank.
- Proses persetujuan kredit umumnya memerlukan waktu sekitar tiga hingga tujuh hari kerja.


Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Pinjaman Rp100 Juta

Berikut estimasi cicilan KUR BNI 2026 untuk plafon pinjaman Rp100 juta:
12 bulan: Rp8.606.643/bulan
24 bulan: Rp4.432.061/bulan
36 bulan: Rp3.042.194/bulan
48 bulan: Rp2.348.503/bulan
60 bulan: Rp1.933.280/bulan

Besaran cicilan tersebut dapat menjadi gambaran bagi pelaku UMKM dalam menentukan jangka waktu pinjaman yang sesuai dengan kemampuan arus kas usaha.

Sebelum mengajukan kredit, calon debitur juga disarankan memastikan kemampuan membayar cicilan setiap bulan agar usaha tetap berjalan sehat dan produktif.

Perlu diperhatikan bahwa realisasi persetujuan kredit, besaran plafon, maupun ketentuan lainnya tetap mengikuti hasil analisis dan kebijakan yang berlaku di BNI pada saat pengajuan.* (di/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wabup Rianto Hadiri Konfercab HIMMAH Asahan, Dorong Kader Jadi Penggerak Perubahan dan Beri Manfaat bagi Masyarakat
Rp100 Triliun Digelontorkan, Satgas PRR Kawal 11.520 Program Pemulihan Pascabencana di Sumatera hingga 2028
Di Forum Pangan Nasional APEKSI, Rico Waas Dorong Kolaborasi Antardaerah untuk Perkuat Ketahanan Pangan Kota
Bobby Nasution Gandeng Danareksa dan KIM, Percepat Pengembangan Kawasan Industri untuk Dongkrak Ekonomi Sumut
Tak Puas Jawaban Dishub, ASDM Minta Ombudsman Dalami Dugaan Maladministrasi Pengawasan Transportasi Online di Sumut
Pemerintah Siapkan CNG 3 Kg, Harganya Disebut Setara LPG Subsidi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru