FWP Sumut dan Konjen India Medan Perkuat Sinergi, Dorong Kolaborasi Informasi Publik
MEDAN Forum Wartawan Pemerintah Provinsi (FWP) Sumatera Utara (Sumut) bersama Konsulat Jenderal (Konjen) India Medan menjalin silaturahm
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Pemerintah memastikan stok cadangan beras nasional berada dalam kondisi aman untuk menghadapi ancaman musim kemarau panjang dan fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung hingga awal 2027. Saat ini, cadangan beras pemerintah (CBP) tercatat mencapai lebih dari 5 juta ton.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah memiliki persediaan beras yang jauh lebih kuat dibandingkan saat menghadapi fenomena El Nino sebelumnya.
"Pada saat terjadi El Nino dulu, stok beras nasional sekitar 1,5 juta ton. Sekarang cadangan beras pemerintah sudah sekitar 5,2 juta ton," ujar Amran dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).Baca Juga:
Berdasarkan data Perum Bulog, stok beras pemerintah per 22 Juli 2026 mencapai sekitar 5,24 juta ton. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan kondisi sebelum puncak El Nino 2023 yang hanya berada di kisaran 1,52 juta ton.
Dengan jumlah tersebut, stok CBP saat ini meningkat sekitar 244 persen dibandingkan periode sebelum puncak El Nino 2023.
Amran menyebut peningkatan stok tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menghadapi risiko kekeringan yang dapat berdampak terhadap produksi pangan nasional.
Menurutnya, kebutuhan beras selama periode musim kemarau biasanya berada di kisaran 3 juta ton. Dengan stok yang tersedia saat ini, pemerintah masih memiliki cadangan lebih dari 2 juta ton.
Pemerintah juga memastikan distribusi beras tetap berjalan melalui sejumlah program, termasuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta bantuan pangan beras bagi masyarakat.
Hingga 22 Juli 2026, penyaluran beras SPHP periode Maret-Desember telah mencapai sekitar 507,75 ribu ton atau 61,32 persen dari target yang ditetapkan sebesar 828 ribu ton.
Selain itu, pemerintah akan menyalurkan bantuan pangan beras tahap kedua periode Juli-September sebanyak 997,2 ribu ton melalui Perum Bulog. Bantuan tersebut akan diberikan kepada sekitar 33,24 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 berlangsung lebih kering dan lebih panjang dibandingkan kondisi normal.
Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Juli hingga September 2026, sementara fenomena El Nino diprediksi masih bertahan hingga awal 2027 dengan peluang mencapai kategori moderat maupun kuat.
Pemerintah pun mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras karena stok nasional dinilai cukup untuk menghadapi potensi gangguan akibat perubahan iklim.* (d/dh)
MEDAN Forum Wartawan Pemerintah Provinsi (FWP) Sumatera Utara (Sumut) bersama Konsulat Jenderal (Konjen) India Medan menjalin silaturahm
PEMERINTAHAN
BATU BARA Dalam rangka melaksanakan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke129 Tahun
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menanggapi keputusan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupate
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dievaluasi secara berkal
NASIONAL
LOMBOK BARAT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Lombok
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan sisa kuota internet tetap dapat digunakan hingga habis mendapat perhatian dari
NASIONAL
JAKARTA Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat adanya penurunan signifikan terhadap perputaran dana judi online
NASIONAL
JAKARTA Rencana pemerintah membangun Universitas Republik Indonesia (URI) untuk mencetak calon pejabat negara mendapat sorotan dari Komisi
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim pemerintah berhasil melakukan efisiensi anggaran dengan mencegah kebocoran keuangan negar
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia menyiapkan rencana besar untuk memperluas jaringan perkeretaapian nasional hingga mencapai sekitar 14.000 k
NASIONAL