BREAKING NEWS
Selasa, 28 Juli 2026

Harga Pangan Hari Ini Turun! Beras, Cabai, Bawang hingga Daging Kompak Anjlok

Adelia Syafitri - Selasa, 28 Juli 2026 08:52 WIB
Harga Pangan Hari Ini Turun! Beras, Cabai, Bawang hingga Daging Kompak Anjlok
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional pada Selasa, 28 Juli 2026, tercatat mengalami penurunan di hampir seluruh kelompok bahan pokok.

Mulai dari beras, bawang, cabai, gula, minyak goreng, hingga protein hewani mengalami koreksi harga.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, penurunan harga terjadi pada seluruh kategori beras.

Baca Juga:

Harga beras kualitas bawah I turun 1,69 persen menjadi Rp14.500 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II turun 6,16 persen menjadi Rp13.700 per kilogram.

Sementara itu, beras kualitas medium I turun 3,66 persen menjadi Rp15.800 per kilogram dan beras kualitas medium II turun 9,26 persen menjadi Rp14.700 per kilogram.

Untuk kategori premium, beras kualitas super I turun 6,52 persen menjadi Rp16.500 per kilogram, sedangkan beras kualitas super II turun 6,71 persen menjadi Rp16.000 per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi pada kelompok bawang.

Harga bawang merah ukuran sedang turun 29,58 persen menjadi Rp30.000 per kilogram, sedangkan bawang putih ukuran sedang merosot 36,34 persen menjadi Rp27.500 per kilogram.

Pada kelompok cabai, harga cabai merah besar turun 41,11 persen menjadi Rp28.000 per kilogram.

Kemudian cabai rawit hijau mengalami penurunan paling tajam, yakni 42,8 persen menjadi Rp30.000 per kilogram.

Harga cabai rawit merah juga turun 13,87 persen menjadi Rp47.500 per kilogram.

Namun, berbeda dengan komoditas cabai lainnya, cabai merah keriting justru mengalami kenaikan 5,54 persen menjadi Rp48.600 per kilogram.

Selain bahan pangan segar, harga minyak goreng turut mengalami penyesuaian.

Minyak goreng curah turun 1,46 persen menjadi Rp20.250 per liter.

Kemudian minyak goreng kemasan bermerek I turun 9,09 persen menjadi Rp22.000 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II turun 12,39 persen menjadi Rp20.500 per liter.

Pada kelompok gula, gula pasir kualitas premium turun 6,4 persen menjadi Rp19.000 per kilogram, sementara gula pasir lokal turun 10,99 persen menjadi Rp17.000 per kilogram.

Harga protein hewani juga bergerak turun.

Daging sapi kualitas I turun 13,65 persen menjadi Rp130.000 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II turun 15,31 persen menjadi Rp120.000 per kilogram.

Selain itu, harga daging ayam ras segar turun 4,52 persen menjadi Rp37.000 per kilogram.

Sementara telur ayam ras segar mengalami penurunan 15,54 persen menjadi Rp25.000 per kilogram.

Secara keseluruhan, data PIHPS Bank Indonesia menunjukkan tren penurunan harga pada hampir seluruh komoditas pangan nasional.

Penurunan paling signifikan terjadi pada cabai rawit hijau, cabai merah besar, bawang putih, dan bawang merah.

Di tengah tren pelemahan harga tersebut, cabai merah keriting menjadi satu-satunya komoditas yang masih mencatatkan kenaikan harga pada perdagangan hari ini.

Penurunan harga berbagai komoditas pangan diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan pilihan harga yang lebih terjangkau bagi konsumen di pasar tradisional.* (bi/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
iPhone 17 Turun Harga! Ini Daftar Harga Terbaru Semua Seri iPhone di Indonesia
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Rupiah Melemah ke Rp17.973 per Dolar AS
Perry Warjiyo Mundur, IHSG Langsung Dibuka Melemah 0,53 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp10 Ribu, Harga 1 Gram Tembus Rp2,62 Juta
Harga Pangan Hari Ini 27 Juli 2026: Daging, Telur, dan Cabai Merah Naik, Bawang hingga Cabai Rawit Turun
Bulog Sumut Perluas Penjualan Beras SPHP, Kini Bisa Dibeli Langsung di Depan Gudang dan Kantor Bulog
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Rapor Merah Politik

Rapor Merah Politik

OlehBenediktus Hestu Cipto HandoyoDINAMIKA perpolitikan nasional belakangan ini kembali bergejolak hebat di berbagai ruang publik setelah t

OPINI